Ratusan karya seni berbahan dasar sampah karya anak-anak SMPN 1 Salak dipamerkan dalam ajang ini, mulai dari aneka hiasan dinding, pot bunga, miniatur rumah adat, pupuk organik, dan lainnya.

Ubah Gaya Hidup Berkelanjutan, SMPN 1 Salak Jadikan Sampak Topik Proyek Penguatan Profil

PAKPAK BHARAT, DELITIMES.ID – Ratusan karya seni berbahan dasar sampah karya anak-anak SMPN 1 Salak dipamerkan dalam ajang ini, mulai dari aneka hiasan dinding, pot bunga, miniatur rumah adat, pupuk organik, dan lainnya.

Kepala SMPN 1 Salak Tumpak Banurea STh menjelaskan, ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’ menjadi topik Pameran Projek Penguatan Profil Pancasila, ini dengan mengusung tema ‘Sampahku, tanggungjawabku’, dan diselenggarakan sebagai bentuk penerapan Kurikulum Merdeka yang telah diterapkan sekolah ini selama dua tahun belakangan.

“Kegiatan hari ini telah dirancang dan dipersiapkan selama delapan belas hari ke belakang. Anak-anak seluruhnya dilibatkan dalam kegiatan ini. Inti dari kegiatan ini, sampah adalah tanggungjawabku, adalah sebuah pesan penting bagaimana mengelola sampah menjadi barang yang berguna ketimbang dibuang begitu saja. Inilah implementasi sesungguhnya dari kurikulum merdeka,” jelas dia.

Tumpak Banurea juga mengungkapkan, bahwa pihaknya saat ini tengah bersiap untuk sebuah pameran yang lebih besar yang nantinya akan mengangkat thema budaya.

“Nanti, dalam waktu dekat kami akan selenggarakan sebuah pameran yang jauh lebih besar yang nantinya akan mengangkat tema Mejan, untuk memberikan suatu pemahaman tentang seni Budaya Pakpak, mungkin nanti akan kami kombinasikan dengan pendidikan seni dan Bahasa Indonesia,” janji dia.

Sementara itu Elsye Tambunan, salah seorang Pengawas Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Pakpak Bharat yang juga hadir dalam kegiatan ini, mengungkapkan rasa bangga atas ide-ide kreatif yang diciptakan oleh sekolah itu.

“Jadi anak-anakku sekalian merasa banggalah, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, wujudkan cita-citamu, raih mimpimu, hormati gurumu, teman-temanmu dan orangtuamu. Itulah apa yang namakan Pelajar Pancasila,” ucap dia.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kokmin Manik SPd juga memuji langkah dan terobosan cepat yang dilakukan oleh SMPN 1 Salak. “Dari 27 SMP yang ada di Pakpak Bharat, baru SMPN1 Salak lah yang telah menerapkan P5. Mari kita tepuk tangan,” ucap dia.

Keceriaan tergambar jelas dalam wajah-wajah ratusan pelajar SMPN 1 Salak dalam melaksanakan pameran ini. Dengan adanya pameran ini diharapkan siswa lebih peduli terhadap sampah. Dan membangun karakter siswa untuk peduli lingkungan sekitar. (ALY)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini