MEDAN, DELITIMES.ID – Dari intensitas Pertemuan Teman Musisi Medan disebuah Coffee Shop bernama Derana Coffee yang beralamat di Jln Bengkel/Pulo Brayan, maka terlahirlah beberapa Ide. Salah satunya adalah, menggelar Acara Silaturahim Sesama Musisi dan masyarakat setempat.
Tujuannya tak lain menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Dan acara silaturahmi musisi dengan masyarakat itu, disuguhkan lewat hiburan musik yang dilaksanakan 8 Maret 2024 lalu.
“Alhamdulillah acara terselenggara atas kerjasama Derana Coffe dengan Mango Tree Omnia Deus, Besi Berani, Abby Music, Studio, Biznet, Labuhan Eco dan dua komunitas Pendukung dari Medan Blues Society dan komunitas “Sang Badai” berasal dari warga setempat yang berBasecamp di Derana Coffee,” kata Imam saat ditemui di Medan, Minggu (17 /3/2024)
Adapun band yang tampil diacara tersebut yaitu, The Nafster diisi Iwan (gitar), Jack (vocal) dan Haviz (gitar) dengan membawakan lagu rock alternatif lewat kemasan akustik yang begitu apik.

Selain itu, Steel Axe yang membawakan lagu dari Band Elpamas dan Scorpion. Begitu juga dengan band Takasima Blues dari Kota Berastagi dengan personil seperti, Efendi Simbolon (gitar vocal), Jesaya, Surbakti (drum) dan Heri Tobing (bass) dengan genre blues. Yang membuat istimewa Takasima Blues, mereka memiliki Drummer masih sangat muda berumur dengan 17 tahun.
Sementara personil MT5050 dengan
fenre hard rock band yang Sering membawakan lagu dari band Van Halen beranggotakab, David (gitar), Amik (vocal), Reva bass serta Rahmad (drum) dan Reza (keyboard)
Malam itu di Derana Jam Nite, tiga lagu dari Van Halen yang berjudul Jump, Panama dan I Can’t Stop Loving You yang di bawakan MT5050, langsung membuat malam itu makin hangat dan meriah.
“Yang jelas suasana begitu terasa sangat dekat antar satu dgn lainnya ketika MT5050 mengiringi Icha Djoe yang membawakan lagu-lagu slow rock Malam Ini dari Power Slaves, Zombie dari Cranberries, Forever and One dari Helloween,” tambah Imam lagi.

Dikatakan, MBS Allstar yang mewakili Medan Blues Society dengan personil yaitu, Izat (gitar vocal), Ida Sijabat (drum/ vocal) dan Imam/Qibo (bass) serta
Edy Sipayung (gitar), mampu membius suasana malam itu.
MBS Allstar yang menampilkan Izat selaku gitaris muda dengan 21 tahun, dinilai sangat berbakat yang ditambah kehadiran Ida Sijabat dimana satu-
satunya drummer wanita di Medan yang masih aktif bermusik berhasil bawakan tiga lagu bergenre blues dari Cream/Eric Clapton dengan judul, Cocaine, I shot The Sheriff dan Crossroads.
Saat dipenghujung acara, MBS Allstar Berjamming dengan David Gitaris dari MT5050 menyanyikan lagu My Guitar Want Kill your Mama. Sedangkan Izat, menyanyikan lagu berjudul “Going Down”
dua lagu berirama rock blues terdengar dan terkemas kompak.
Acara yang mana diakhiri dengan jam session sesama nusisi dari beberapa personil Dmensi Band dan Blue Sunshine, bahkan dengan dua anggota dari Sang Badai yang salah satu komunitas pendukung acara dimalam itu.
Artinya dari kegiatan itu dengan titel erana Jam Nite dikemas dengan sederhana itu, tak lain untuk semakin menjalin tali silaturahim sesama musisi dan komunitas pemuda serta masyarakat sekitar.
“Karena pihak penyelenggara Derana Coffee dan Mango Tree ingin menyuguhkan yang terbaik,” kata Ida.

Kegiatan itu juga dihadiri promotor musik nasional seperti Herwin dari Kampusi Promo dan beberapa pihak sponsor ship yang menanggapi acara sangat positip.
Adapun pengakuan musisi yang tampil malam itu mereka sangat bersemangat karena didukung dengan peralatan yang sangat baik dan lampu-lampu panggung seperti panggung besar yang membuat acara sederhana terlihat sangat megah.
“Antusias dan respon masyarakat sekitar sangat baik bahkan menginginkan ada acara seperti itu kembali. Semoga musisi lebih semangat bermusik dan bisa bersinergi dengan pihak penyelenggara event musik;” kata Herwin Kampusi tegas.
Dari pengakuan musisi” yang tampil malam itu menyatakan, mereka sangat bersemangat karena didukung dengan peralatan yang sangat baik dan lighting mumpuni. (dimitri)














