Pemkab Samosir melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Samosir menggelar Pembinaan Statistik Sektoral.

Tingkatkan Indeks Pembangunan Statistik, Pemkab Samosir Gelar Pembinaan Statistik Sektoral

SAMOSIR, DELITIMES.ID – Pemkab Samosir melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Samosir menggelar Pembinaan Statistik Sektoral.

Acara ini berlangsung di Ruang Rapat BKPSDM, Jumat (22/3/2024).

Kegiatan dibuka oleh Kadis Kominfo diwakili Sekdis Denri Sihaloho. Turut juga hadir Kepala BPS Samosir Devita Norani Saragih SST MStat, Plt Kadis Ketapang dan Pertanian Dr Tumiur Gultom, Sekretaris Dinas Kesehatan Efi D Sitanggang, Kabid IKP Togarma Naibaho. Serta para peserta yang merupakan pengelola data dan statistik pada Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, dan Dinas Ketapang Pertanian.

Sekdis Kominfo Denri Sihaloho menyampaikan, penyelenggaraan Pembinaan Statistik Sektoral mengamanatkan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 3 Tahun 2022, tentang Evaluasi. Bahwa Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) adalah untuk mengukur capaian kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral. Kemudian untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral. Serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang statistik pada instansi pusat dan pemda.

Denri mengatakan, Kabupaten Samosir telah mengikuti EPSS ini tahun 2022 sebagai tahun uji coba dengan memilih Dinas Kesehatan sebagai sampel. Pada saat itu penilaian kegiatan statistik meliputi Profil Kesehatan 2020.

Selanjutnya tahun 2023 terpilih Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan kegiatan statistik pada Pola Pangan Harapan 2022. Nilai IPS untuk Kabupaten Samosir pada tahun 2023 yaitu 1,84 (predikat cukup). Ini menempati peringkat ke-5 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

EPSS 2024

Untuk tahun ini, OPD yang dinilai pada EPSS 2024 adalah Dinkes Kabupaten Samosir dengan kegiatan statistik yang dinilai Profil Kesehatan 2023 dan juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan kegiatan statistik yang dinilai Pendataan Statistik Pertanian Hortikultura Tahun 2023.

“Ada 38 indikator penilaian dalam EPSS. Penentuan tinggi rendahnya penilaian untuk setiap indikator adalah bukti-bukti dukung. Seperti surat, foto, notulen dan dokumen lainnya. Bukti dukung ini yang sering kita abai. Sehingga mengurangi nilai pada indikator yang dinilai,” kata Denri menambahkan.

Sebelumnya, Kepala BPS Samosir Devita Norani Saragih SST MStat dalam sambutannya menyampaikan bahwa data statistik sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan.

Devita menjelaskan, berdasarkan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, mengamanatkan Badan Pusat Statistik adalah sebagai Pembina Statistik Sektoral. Dengan tujuan mewujudkan kegiatan statistik yang memenuhi prinsip Satu Data Indonesia. Serta untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan.

“Dengan sinergitas dengan Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketapang dan Pertanian, semoga dengan adanya pembinaan statistik sektoral ini, kegiatan statistik di Samosir bisa semakin baik dan berkualitas,” ujar Devita. (SMP)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini