MEDAN, DELITIMES.ID – Ungkapan tulus dari Ariadi AEF. S.Pd yang sudah 37 Tahun mengabdikan dirinya menjadi guru, hal itu disampaikan saat ditemui pada Peringatan Hari Guru Nasional Ke 30, di Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam, Jl. Darussalam No. 26.ABC Medan, Senin (25/11/2024).
Guru yang memulai karirnya pada 1 Oktober 1987 sebagai pengajar bidang studi ekonomi di SMA Swasta Darussalam itu, dan hingga kini sudah di amanahkan menjadi Kepala Urusan Rumah Tangga YPIM Medan, mengungkapkan memiliki kepuasan tersendiri dan kebahagiaan saat melihat para siswanya yang berhasil baik yang meraih prestasi dijenjang pendidikan maupun sukses didunia kerja.
“Selama menjalani tugas sebagai guru, saya merasa sangat puas, senang juga bangga melihat anak-anak didik saya apabila meraih prestasi disekolah, begitu juga dengan mereka yang sukses dalam karir dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Ariadi.
Lebih lanjut Ariadi AEF juga berharap kepada orang tua siswa harus lebih memahami tugas- tugas seorang guru. Sebagai mana orang tua terdahulu menghormati guru, melindungi guru. Bahkan jika anaknya mengadu, orang tua akan membackup guru. Peringatan Hari Guru Nasional ini hendaknya bisa menjadi momen penting untuk merenungi kembali peran dan jasa guru dalam memajukan bangsa sesuai tema Guru Hebat, Indonesia Kuat.
“Kami juga berharap kepada pemerintah untuk membuat regulasi guna melindungi guru dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pendidik karena masih banyak guru yang menghadapi tantangan-tantangan, baik permasalahan ekonomi dan sosial,” tutupnya.
Terkait masalah regulasi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti dalam pidatonya pada Perayaan Hari Guru Nasional di Kantor Kemendikdasmen, Senin 25 November 2024, menyatakan komitmennya untuk melindungi guru dari tindak kekerasan serta Intimidasi melalui nota kesepahaman yang akan ditandatangani dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia. (TON)














