Fraksi Gerindra DPRD Medan: Program Makanan Bergizi Gratis Harus Libatkan Pelaku UMKM

MEDAN – Program makan bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mulai berjalan pada awal Januari 2025. Program ini mendapat dukungan luas, terutama dari masyarakat ekonomi lemah. Program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, khususnya bagi mereka yang memiliki 3–4 anak.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Tia Ayu Anggraini, berharap program ini melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) rumahan sebagai mitra penyedia makanan. Dengan begitu, program nasional ini dapat selaras dengan visi Pemko Medan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM.

“Saya menerima banyak masukan dari pelaku UMKM di Kota Medan terkait program ini. Jika penyediaan makanan bergizi melibatkan UMKM rumahan, misalnya satu UMKM bertanggung jawab menyediakan makanan untuk maksimal 100 anak, maka ekonomi lokal dapat tumbuh dan bergerak lebih cepat,” ujar Tia kepada wartawan.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Medan, Tia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang disediakan. Ia menyarankan Pemko Medan melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan untuk memastikan bahan makanan yang digunakan memenuhi standar gizi sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.

“Kolaborasi ini akan memastikan mutu kesehatan anak-anak penerima bantuan terjamin, sehingga program ini tidak hanya menyehatkan tetapi juga merata manfaatnya di setiap wilayah. Dengan langkah ini, visi menuju Indonesia Emas 2045 akan lebih mudah dicapai,” jelasnya.

Tia optimis, keterlibatan UMKM rumahan dalam program makanan bergizi gratis tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga memberikan dampak positif langsung terhadap perekonomian lokal, menciptakan siklus pertumbuhan yang saling menguatkan antara program sosial dan ekonomi. (ds)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini