MEDAN – Pemko Medan harus memberikan pelayanan publik yang maksimal, sehingga masyarakat merasa Pemko Medan adalah bagian dari keluarga mereka dan menjadi tempat yang dapat diandalkan untuk mengadu.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat memimpin apel perdana di Balai Kota sebagai bagian dari rangkaian awal masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2025-2030, pada Senin (3/3).
“Misalnya, Lurah dapat menjadi sosok seperti bapak asuh atau saudara di wilayahnya. Dengan demikian, masyarakat akan merasa bahwa Pemko Medan adalah keluarga mereka, tempat mereka bisa mengadu. Karena itu, kita harus merubah paradigma tersebut,” ujar Rico Waas.
Apel tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta Direktur RSUD.
Selanjutnya, Rico Waas menekankan bahwa pelayanan publik yang baik sejalan dengan perkembangan kota yang optimal. Oleh karena itu, di awal kepemimpinannya, ia bertekad untuk membawa Kota Medan menjadi kota dengan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.
“Pikiran saya adalah membawa Kota Medan dengan pelayanan publik terbaik. Untuk itu, kita harus memperkuat sinergi dan keselarasan kerja mulai dari awal tahun ini,” ujar Rico Waas.
Terkait pelayanan publik, Wali Kota Medan menyoroti beberapa sektor penting. Pertama adalah tangibility atau sifat nyata. Rico mencontohkan bahwa aset dan bangunan fisik yang dimiliki Pemko Medan harus memiliki kualitas terbaik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kedua, rehabilitas, yang berarti seluruh dinas harus berfungsi dengan baik.
“Persepsi ini penting untuk kita samakan, agar kita dapat bekerja secara maksimal demi kebaikan Kota Medan,” kata Rico Waas.
Selanjutnya, yang ketiga adalah empati. Rico Waas menginginkan agar seluruh ASN Pemko Medan bekerja dengan hati kepada masyarakat. Keempat, adalah profesionalisme dalam bekerja, yang berarti setiap aparatur Pemko Medan harus memberikan pelayanan secara profesional, terorganisir, dan terukur.
“Kita harus bekerja secara profesional, menjaga keseimbangan yang baik, serta menghindari tumpang tindih tugas,” lanjut Rico Waas.
Di akhir arahannya, Rico Waas menyampaikan instruksi dari Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait kestabilan harga sembako menjelang bulan puasa dan Idul Fitri. Untuk itu, Rico Waas menginstruksikan OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Saya minta Dinas terkait melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Jangan sampai ada masalah di pasar. Camat juga harus mengawasi pasar murah yang digelar Pemko Medan untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir,” tegasnya. (ts)
















