MEDAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap industri sepatu lokal, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berencana menggelar sayembara desain sepatu berkualitas untuk mendorong kreativitas para pengrajin sekaligus mengembalikan kejayaan sepatu lokal Medan.
Rencana ini disampaikan Rico saat menerima audiensi pengurus Kopinkra Sepatu Kulit Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (28/8/2025).
“Kita ingin adakan sayembara desain sepatu. Nanti akan kita berikan contoh, dan kita lihat pengrajin mana yang mampu menghasilkan desain dengan kualitas dan daya tahan terbaik,” ujar Rico Waas.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Benny Iskandar Nasution, serta Kadis Pariwisata M. Odi Anggia Batubara.
Rico menegaskan, para pengrajin dan pelaku usaha sepatu lokal wajib mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, agar ke depan mereka semakin termotivasi menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar.
“Wajib kita dukung, dan salah satunya dengan mendorong masyarakat agar bangga menggunakan produk sepatu lokal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rico menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas dan kontrol mutu produk sepatu lokal. Hal ini diperlukan agar produk mereka tidak hanya mampu bersaing di pasar dalam negeri, tetapi juga bisa menembus pasar ekspor.
“Pelan-pelan akan kita benahi mulai dari model, labelisasi, kualitas, hingga daya tahan produk yang teruji. Targetnya, sepatu lokal Medan bisa masuk ke pasar internasional,” jelasnya optimistis.
Sementara itu, Ketua Kopinkra Sepatu Kulit Medan, Azri, mengungkapkan bahwa industri sepatu lokal sebenarnya pernah mengalami masa kejayaan, terutama pada era 1990-an. Namun, pandemi COVID-19 dan derasnya masuk produk impor membuat kondisi pasar lokal anjlok.
“Dulu prospeknya sangat menjanjikan, tapi sejak pandemi dan masuknya sepatu luar negeri, penjualan kami menurun drastis,” ujarnya.
Azri menilai, dari segi mutu, sepatu lokal tidak kalah saing. Karena itu, ia menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Kota Medan.
“Kepada siapa lagi kami menggantungkan harapan kalau bukan kepada Bapak Wali Kota. Kami ingin sepatu lokal kembali berjaya,” ucap Azri, pengrajin yang kini memproduksi sepatu dengan merek Kotama. (ts)
























