MEDAN, delitimes.id – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau terus diwujudkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia. Melalui program Eazy Paspor, petugas imigrasi kembali turun langsung ke tengah masyarakat dengan memberikan layanan pembuatan paspor bagi jemaat GBKP Klasis Medan Kuta Jurung, di Jalan Parang IV No. 123, Komplek Asrama Pemuda Maranatha, Medan, Jumat (3/7/2026).
Layanan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi solusi bagi jemaat yang akan mengikuti perjalanan wisata gereja sekaligus wisata rohani ke Yerusalem. Dengan hadirnya petugas di lokasi, para pemohon tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi untuk mengurus paspor.
Tim pelayanan dari Seksi Lalu Lintas Keimigrasian yang terdiri atas Adhitya Antomarta, Muhammad Fakhri Albar Nasution, Firmansyah Putra Ginting, dan Taruna Raja Siregar melayani seluruh proses permohonan, mulai dari pemeriksaan berkas, pengambilan data biometrik, hingga wawancara.
Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 84 permohonan paspor berhasil dilayani. Jumlah tersebut terdiri atas 58 permohonan paspor elektronik (e-paspor) baru dan 26 permohonan penggantian paspor.
Mayoritas pemohon berasal dari Kota Medan, sedangkan lainnya berasal dari Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keimigrasian yang cepat, praktis, dan mudah diakses melalui konsep jemput bola.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Ridha Sah Putra, mengatakan Eazy Paspor merupakan salah satu inovasi pelayanan yang terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan ke luar negeri.
“Melalui layanan Eazy Paspor, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau. Kehadiran petugas langsung di lokasi pemohon merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Inilah implementasi nyata semangat Imigrasi untuk Rakyat melalui pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ridha.
Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam memperluas jangkauan layanan keimigrasian melalui berbagai inovasi yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ridha menambahkan, seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh pemohon mendapatkan pelayanan sesuai standar operasional, mulai dari verifikasi dokumen, perekaman data biometrik, hingga wawancara.
“Kami akan terus menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat. Eazy Paspor menjadi salah satu wujud nyata semangat Imigrasi untuk Rakyat agar pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan berkualitas,” tutupnya. (ds/rel)
















