BANDUNG, DELITIMES.ID – Penkoharmatau. Open Tournament Piala Panglima TNI cabang olahraga bulu tangkis resmi ditutup di GOR Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/9/2026). Digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI, turnamen yang berlangsung sejak 2 September 2026 tersebut sukses menghadirkan persaingan sengit sekaligus semangat sportivitas dari para peserta.
Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen menjadi momentum penting untuk menggali dan melihat potensi atlet-atlet muda. Menurutnya, khusus pada kategori remaja, terlihat banyak talenta potensial yang apabila dibina secara berkelanjutan bukan tidak mungkin mampu memperkuat tim nasional Indonesia di masa mendatang. “Kita bisa melihat terutama yang tim remaja banyak bibit-bibit unggul yang ke depan bisa menjadi tim bulu tangkis atau tim nasional di Indonesia,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui olahraga. Keterlibatan atlet dari unsur TNI, Polri, maupun masyarakat umum menciptakan ruang kebersamaan yang menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan untuk membangun keharmonisan dan kedekatan TNI dengan rakyat. Rudolf menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian pertandingan sejak 2 hingga 6 September dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.
Rudolf juga menegaskan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran seorang atlet. Peserta yang kalah diharapkan menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan introspeksi untuk memperbaiki kekurangan, sementara para juara tidak boleh cepat berpuas diri karena masih terdapat tantangan dan kompetisi yang lebih besar di masa mendatang. Pada partai final, sejumlah atlet berhasil merebut gelar juara, di antaranya Jihan Alya Ghisani/Tantra Nazwa Sacyla dari Mutiara Cardinal Bandung sebagai juara ganda remaja putri, Dwiki Rafian Restu/Muhammad Juan Elgiffani dari Jaya Raya Jakarta sebagai juara ganda dewasa putra, Raditya Hassya Manggala sebagai juara tunggal remaja putra, Khanaya Nurzaharani sebagai juara tunggal remaja putri, serta Chico Aura Dei Wardoyo dari TNI AL sebagai juara tunggal dewasa putra.
Sementara itu, pada kategori TNI/Polri, pasangan Nadia/Nimas dari TNI AU berhasil menjadi juara ganda putri, Aldi Efendi/Rahmat Hidayat dari PB TNI AD meraih gelar juara ganda putra, sedangkan Rahmat Hidayat/Uswatun Khasanah dari PBAD menjadi juara ganda campuran. Penutupan turnamen menjadi penanda berakhirnya kompetisi, namun sekaligus membuka harapan baru bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi. Rudolf berharap Open Tournament Piala Panglima TNI tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar, tetapi terus menjadi bagian dari pembinaan prestasi olahraga sekaligus sarana memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.























