DPD APPSINDO Milenial Bersama Ribuan Pedagang Menolak Revitalisasi Pusat Pasar Medan

MEDAN, DELITIMES.ID – Saat ini di seputaran Pusat Pasar berdiri dan terbentang spanduk penolakan revitalisasi Pusat Pasar Medan!

Ketua DPD APPSINDO Milenial Kota Medan, Dedi Harvisyahari menyatakan mengecam adanya statement Walikota Medan yang menyatakan bahwa pedagang Pusat Pasar setuju revitalisasi.

“Kami mengecam keras pernyataan Walikota Medan di laman media sosialnya bahwa pedagang setujui adanya revitalisasi Pusat Pasar Medan, dan saya nyatakan itu hoaks yang disampaikan oleh Bobby Nasution selaku Walikota Medan,” kata Dedi Harvisyahari

“Tidak ada persetujuan dan MoU yang dibuat pada saat rapat di kantor Walikota Medan, kok berani kali Walikota Medan nyatakan itu?” sesal Dedi Harvisyahari.

“Kami tetap meminta pasar pusat pasar itu di renovasi/di rehab bukan direvitalisasi, apalagi oleh investor, ya renovasi dengan anggaran Pemko Medan atau minta ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR yang selama ini bisa dia (walikota) minta untuk bangun fly over dan yang lainnya, masak untuk Pusat Pasar dia gandeng investor? Ini logikanya di mana? ” ketus Dedi.

“Pasar Aksara bisa dibangun oleh kementerian PUPR, kota tua bisa direnovasi oleh Kementerian PUPR, kenapa pusat pasar harus dengan investor? Ada apa ini?” tanya Dedi lagi.

Diketahui sejak aksi pedagang di kantor walikota Medan sehingga Dirut PUD Pasar dinonaktifkan, pedagang terus melakukan perlawanan terhadap wacana Pemko Medan untuk merevitalisasi Pusat Pasar Medan.

Walikota Medan harus mentaati aturan dan peraturan yang ada karena tidak semudah itu memainkan Pusat Pasar dengan mengajak investor membangun kembali/merevitalisasi Pusat Pasar Medan.

Sebab akan menyulitkan pedagang nantinya mengingat sudah tentu pedagang harus membayar biaya untuk mendapatkan kiosk bila dikelola oleh investor.

“Pemko Medan akan merugikan bila ini dibangun oleh investor dan akan menghabisi ratusan karyawan PUD Pasar Medan sebagai BUMD Pemko Medan, apakah itu kebijakan yang benar?” tanya Dedi Harvisyahari yang juga Presidium Garuda Merah Putih Community Sumatera Utara.

“Kami tetap menolak revitalisasi dan setuju Pusat Pasar direnovasi dan itu harga mati ” kata Dedi mengakhiri. (RED)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini