Komisi I DPRD Medan Minta Wali Kota Tegas Sanksi ASN yang Langgar One Day No Car

MEDAN – Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, mendorong Wali Kota Medan, Rico Waas, untuk menyiapkan sanksi tegas bagi seluruh ASN, termasuk pejabat Pemko Medan, yang melanggar Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No. 500.11.1/9436 tentang Program Satu Hari Tanpa Berkendara Pribadi (One Day No Car) yang berlangsung setiap hari Selasa.

Pasalnya, hingga kini, masih banyak pejabat Pemko Medan yang menggunakan mobil pribadi maupun mobil dinas pada hari Selasa. Hal tersebut terlihat dari banyaknya mobil dinas pejabat Eselon II dan Eselon III Pemko Medan yang terparkir di sekitar gedung DPRD Kota Medan pada Selasa (4/3) kemarin.

Surat Edaran No. 500.11.1/9436 itu berlaku untuk seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan, termasuk bagi pejabat Eselon II dan III yang mendapat fasilitas mobil dinas.

“Semalam (Selasa), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan menggunakan bus listrik, tetapi pejabatnya malah naik mobil dinas. Ini jelas merupakan bentuk pembangkangan, tidak mematuhi surat edaran Wali Kota. Wali Kota Medan harus tegas, ke depan harus menyiapkan sanksi yang jelas,” tegas Robi Barus.

Menurut Robi, Pemko Medan telah menyediakan transportasi umum berupa bus listrik yang aman dan nyaman. Surat Edaran tersebut bertujuan agar para ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

“Pemko Medan mengimbau masyarakat untuk menggunakan bus listrik, tetapi ASN-nya sendiri malah lebih memilih kendaraan pribadi atau kendaraan dinas. Padahal, Surat Edaran itu ditujukan agar ASN bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam beralih ke transportasi umum,” imbuh Robi.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan akan memberikan sanksi kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan agar mematuhi program One Day No Car.

“Untuk sanksi, yang pertama tentu kita akan memberikan teguran lisan. Namun, jika program ini dianggap sepele, maka saya rasa perlu ada peringatan khusus. Kami ingin memberikan pemahaman yang baik, kami ingin merangkul, bukan menghukum,” ujar Rico saat diwawancarai setelah menghadiri Paripurna di DPRD Kota Medan, Selasa (4/3).

Rico menambahkan, program ‘One Day No Car’ setiap hari Selasa perlu terus dikawal karena hal ini berkaitan dengan kebiasaan. “Kita memang harus mengawal ini terus, membiasakan diri. Mungkin ada yang terlupa atau belum terbiasa, jadi kita perlu mengajak semuanya,” kata Rico.

Sebagai contoh, Rico dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, telah menunjukkan komitmen untuk mematuhi aturan One Day No Car dengan menggunakan bus listrik setiap hari Selasa.

“Kebetulan kami (Rico Waas – Zakiyuddin Harahap) tadi berangkat ke sini (DPRD Medan) dengan bus listrik. Ternyata bus listriknya bersih, dingin, dan nyaman. Inilah yang kami imbau, termasuk kepada masyarakat, mari kita gunakan bus listrik di Kota Medan,” pungkasnya. (ds)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini