MEDAN – Penanganan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah menjadi salah satu tantangan yang harus diatasi untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan asri.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menghadiri Podcast Ramadhan bertema “Selamatkan Lingkungan Hidup, Tugas Kita Bersama” yang digelar di Galeri Edukasi Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Sumut, Jalan Karya Tani, Kecamatan Medan Johor, pada Senin (17/3/2025).
Wali Kota Medan mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemko Medan untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap penanganan sampah di Kota Medan. “Kita memiliki 21 kecamatan dan 151 kelurahan. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita semua memahami dan menjalankan konsep kebersihan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Rico Waas.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menceritakan pengalamannya saat menemukan masyarakat yang membuang tilam ke sungai, sebuah perilaku yang menurutnya mencerminkan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.
“Kenapa masyarakat bisa melakukan hal itu? Terkadang mereka berpikir, jika mereka bisa membuang sampah sembarangan, mengapa saya tidak? Inilah yang perlu kita ubah. Mindset kita harus diperbaiki, dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya. (ts)














