Rahudman Harahap: Peristiwa Kanjuruhan Jadi Pelajaran

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

MEDAN, DELITIMES.ID – Tokoh masyarakat dan juga pemerhati olahraga Sumatera Utara, Rahudman Harahap menyatakan sangat berduka atas musibah yang menewaskan ratusan suporter saat laga lanjutan Liga 1 antara Arema Malang versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang Jatim, Selasa (1/10/2022) lalu.

Dikatakan, sangat sedih sekali dimana sepakbola tanah air jadi sorotan dunia termasuk badan sepakbola FIFA akibat musibah tersebut.

Menurutnya, dari kejadian di stadion Kanjuruhan Malang kemarin itu, harus dapat dijadikan sebagai pelajaran berharga bagi bangsa ini agar lebih berhati-hati lagi ke depan dengan menyiapkan segala perangkat kerja lebih matang khususnya di luar maupun didalam stadion sebelum digelarnya pertandingan.

Begitu juga dengan PSSI selaku badan sepak bola negeri ini harus lebih baik dalam bekerja, karena maju mundurnya pembinaan sepak bola ada di tangan PSSI.

“Adapun harapan saya, kejadian kemarin itu kalau bisa jangan berdampak terhadap pembinaan sepak bola kita dan kalau bisa untuk yang terakhir. Selain itu, adapun penundaan pertandingan baik diliga utama dan dua serta lainnya diharapkan jangan lama-lama. Sebab kasian para pemain sepak bola tersebut,” kata Rahudman saat ditemui di Medan, Selasa (11/10/2022).

Jadi untuk menyikapi agar tak terjadi hal tak diinginkan, semua elemen masyarakat harus bersatu dalam hal memberikan dukungan penuh kepada pemerintah sehingga semuanya bisa berjalan baik.

Sebab di atas kejadian memilukan itu, ia tak ingin menyalahkan siapa-siapa. Sebab itu musibah. Untuk itulah kejadian yang merenggut ratusan nyawa tersebut mudah- mudahan jadi yanh terakhir di Indonesia.

“Dan guna mengenang, sudah dilakukan doa bersama oleh semua elemen ada tokoh lintas agama, suporter, TNI-Polri serta masyarakat bahkan Gubsu Edy Rahmayadi juga hadir memberi dukungan dalam acara doa bersama untuk musibah sepak bola Kanjuruhan Malang yang banyak menelan korban jiwa serta luka-luka,” ucapnya serius.

Sebab saat ini ada tiga klub sepak bola asal Sumut seperti, PSMS Medan, PSDS Deliserdang dan Karo United berlaga di kancah Liga 2 Nasional dimana PSMS terus bertengger di puncak klasemen Liga 2 musim 2022-2023 Wilayah Barat.

“Jujur saja bangga pada PSMS Medan yang saya dinilainya akan kembali menunjukkan “taji” dikancah sepakbola nasional,” ucapnya lagi.

Menurut tokoh masyarakat Sumut ini apa yang diperoleh PSMS Medan sampai saat ini, merupakan jerih payah pemaih dan jajaran manajemen PSMS Medan yang dipimpin Arifuddin Maulana Basri sebagai Dirut PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) sudah sangat bagus dan wajih didukung sepenuhnya. Apalagi sampai saat ini, Ayam Kinantan masih bertahankan dipuncak klasemen Liga 2 tahun 2922/2023 dengan nilai 16.

Untuk itulah mantan Ketua Umum PSMS Medan 2011-2013 ini meminta kepada semua pihak bisa menjaga kekondusipan Sumut agar orang luar yang datang kedaerah ini merasa nyaman.

“Kerja keras dan kesungguhan jajaran manajemen PT KMI dibawah Arifuddin tentu harus diapresiasi. Selain para pemain, pengurus PSMS juga peran besar dalam setiap kemenangan PSMS,” tambah Rahudman.

Sementara itu, Ketua PSMS Fans Club (PSMS FC), Hendra M Sihaloho juga mengangkat jempol atas penampilan PSMS Medan selama berlaga di Liga 2 PSSI tahun ini. Dikatakannya, secara teknik, PSMS Medan sudah cukup baik.

“PSMS sangat luar biasa, pertahankan terus rab-rab mu agar lawan gentar saat bertemu dengan Ayam Kinantan,” pungkasnya. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rahudman Harahap: Peristiwa Kanjuruhan Jadi Pelajaran

MEDAN, DELITIMES.ID – Tokoh masyarakat dan juga pemerhati olahraga Sumatera Utara, Rahudman Harahap menyatakan sangat berduka atas musibah yang menewaskan ratusan suporter saat laga lanjutan Liga 1 antara Arema Malang versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang Jatim, Selasa (1/10/2022) lalu.

Dikatakan, sangat sedih sekali dimana sepakbola tanah air jadi sorotan dunia termasuk badan sepakbola FIFA akibat musibah tersebut.

Menurutnya, dari kejadian di stadion Kanjuruhan Malang kemarin itu, harus dapat dijadikan sebagai pelajaran berharga bagi bangsa ini agar lebih berhati-hati lagi ke depan dengan menyiapkan segala perangkat kerja lebih matang khususnya di luar maupun didalam stadion sebelum digelarnya pertandingan.

Begitu juga dengan PSSI selaku badan sepak bola negeri ini harus lebih baik dalam bekerja, karena maju mundurnya pembinaan sepak bola ada di tangan PSSI.

“Adapun harapan saya, kejadian kemarin itu kalau bisa jangan berdampak terhadap pembinaan sepak bola kita dan kalau bisa untuk yang terakhir. Selain itu, adapun penundaan pertandingan baik diliga utama dan dua serta lainnya diharapkan jangan lama-lama. Sebab kasian para pemain sepak bola tersebut,” kata Rahudman saat ditemui di Medan, Selasa (11/10/2022).

Jadi untuk menyikapi agar tak terjadi hal tak diinginkan, semua elemen masyarakat harus bersatu dalam hal memberikan dukungan penuh kepada pemerintah sehingga semuanya bisa berjalan baik.

Sebab di atas kejadian memilukan itu, ia tak ingin menyalahkan siapa-siapa. Sebab itu musibah. Untuk itulah kejadian yang merenggut ratusan nyawa tersebut mudah- mudahan jadi yanh terakhir di Indonesia.

“Dan guna mengenang, sudah dilakukan doa bersama oleh semua elemen ada tokoh lintas agama, suporter, TNI-Polri serta masyarakat bahkan Gubsu Edy Rahmayadi juga hadir memberi dukungan dalam acara doa bersama untuk musibah sepak bola Kanjuruhan Malang yang banyak menelan korban jiwa serta luka-luka,” ucapnya serius.

Sebab saat ini ada tiga klub sepak bola asal Sumut seperti, PSMS Medan, PSDS Deliserdang dan Karo United berlaga di kancah Liga 2 Nasional dimana PSMS terus bertengger di puncak klasemen Liga 2 musim 2022-2023 Wilayah Barat.

“Jujur saja bangga pada PSMS Medan yang saya dinilainya akan kembali menunjukkan “taji” dikancah sepakbola nasional,” ucapnya lagi.

Menurut tokoh masyarakat Sumut ini apa yang diperoleh PSMS Medan sampai saat ini, merupakan jerih payah pemaih dan jajaran manajemen PSMS Medan yang dipimpin Arifuddin Maulana Basri sebagai Dirut PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) sudah sangat bagus dan wajih didukung sepenuhnya. Apalagi sampai saat ini, Ayam Kinantan masih bertahankan dipuncak klasemen Liga 2 tahun 2922/2023 dengan nilai 16.

Untuk itulah mantan Ketua Umum PSMS Medan 2011-2013 ini meminta kepada semua pihak bisa menjaga kekondusipan Sumut agar orang luar yang datang kedaerah ini merasa nyaman.

“Kerja keras dan kesungguhan jajaran manajemen PT KMI dibawah Arifuddin tentu harus diapresiasi. Selain para pemain, pengurus PSMS juga peran besar dalam setiap kemenangan PSMS,” tambah Rahudman.

Sementara itu, Ketua PSMS Fans Club (PSMS FC), Hendra M Sihaloho juga mengangkat jempol atas penampilan PSMS Medan selama berlaga di Liga 2 PSSI tahun ini. Dikatakannya, secara teknik, PSMS Medan sudah cukup baik.

“PSMS sangat luar biasa, pertahankan terus rab-rab mu agar lawan gentar saat bertemu dengan Ayam Kinantan,” pungkasnya. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *