REFLEKSI HARI TANI NASIONAL 2026, HKTI SUMUT: PEMBANGUNAN PERTANIAN HARUS BERORIENTASI PADA KESEJAHTERAAN PETANI

MEDAN, DELITIMES.ID — Memperingati Hari Tani Nasional 2026, Sekretaris DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Syah didampingi Bobby O Zulkarnain Wakil Ketua beserta pengurus di Kantor DPD HKTI SUMUT mengajak seluruh pemangku kepentingan melakukan evaluasi dan perubahan paradigma pembangunan pertanian, dari sekadar mengejar peningkatan produksi menuju peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Menurutnya, petani Sumatera Utara masih menghadapi persoalan biaya produksi, pupuk dan sarana produksi, keterbatasan modal, fluktuasi harga, perubahan iklim, lemahnya pascapanen, panjangnya rantai perdagangan serta terbatasnya hilirisasi.

“Petani tidak cukup hanya diminta meningkatkan produksi. Mereka membutuhkan kepastian harga, akses modal, teknologi, perlindungan risiko, infrastruktur dan pasar. Keberhasilan pembangunan pertanian harus diukur dari meningkatnya pendapatan petani,” ujar Muhammad Syah.

Ia mendorong Pemprov Sumut memperkuat koperasi dan kelembagaan ekonomi petani, membangun sistem informasi harga, memperluas kemitraan dengan dapur MBG, industri dan offtaker, serta mempercepat hilirisasi agar nilai tambah tidak berhenti pada pedagang atau industri, tetapi semakin banyak kembali kepada petani.

Muhammad Syah juga meminta pemerintah memperkuat perlindungan petani melalui asuransi pertanian, pembiayaan sesuai siklus usaha tani, adaptasi perubahan iklim dan infrastruktur pertanian.

“Kita tidak cukup menjadikan Sumatera Utara sebagai daerah penghasil pertanian. Kita harus menjadikannya daerah di mana petani memiliki kepastian usaha, memperoleh pendapatan yang layak dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” pungkasnya.(Red)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini