Wacana Pemekaran Kabupaten Deli Serdang, Ini Wilayah yang akan Jadi Daerah Otonomi Baru

DELI SERDANG, DELITIMES.ID – Wacana pemekaran Kabupaten Deli Serdang bergaung kembali, di tengah kembali maraknya aspirasi berbagai kelompok masyarakat melalui pihak-pihak yang berkompeten terkait hal ini.

Pemekaran Kabupaten Deli Serdang diusulkan menjadi tiga kabupaten, di antaranya digaungkan Lembaga Eksponen 66 dan berbagai pihak terkait.

Pemekaran Kabupaten Deli Serdang di Provinsi Sumatera Utara kemungkinan akan menghasilkan dua daerah otonomi baru, seperti disampaikan Ketua Forum Deklarasi Eksponen 66, Sarifuddin Rosa beberapa waktu lalu, dimaksudkan selain untuk mempercepat pelayanan pemerintahan, juga mengurangi tingkat kemiskinan yang masih menjadi masalah serius di wilayah ini.

Awalnya rencana pemekaran dimulai dengan memekarkan Kecamatan Percut Sei Tuan.

Namun, sekarang berkembang menjadi Kabupaten Deli Serdang yang akan dimekarkan menjadi tiga kabupaten yang berbeda.

Disebutkan, pemekaran Kabupaten Deli Serdang akan menghasilkan dua daerah otonomi baru, yaitu Kabupaten Deli Serdang Hulu dan Kabupaten Deli Serdang Hilir.

Adapun Kabupaten Deli Serdang Hulu akan meliputi 7 kecamatan yakni Sunggal,  Delitua, STM Hulu, STM Hilir, Namorambe,  Bangun Purba dan Pancur Batu.

Ibukota Kabupaten Deli Serdang Hulu direncanakan berada di Kecamatan Pancur Batu.

Sedangkan Kabupaten Deli Serdang Hilir akam terdiri dari Kecamatan Batang Kuis, Hamparan Perak, Labuhan Deli, Pantai Labu dan Percut Sei Tuan.

Ibukota Kabupaten Deli Serdang Hilir diusulkan berlokasi di Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sebelumnya, politisi Partai Gerindra Sumut, Bobby Octavianus Zulkarnain, mengaku dirinya termasuk yang sering menerima aspirasi masyarakat di wilayah-wilayah kecamatan tersebut, terkait pemekaran.

Bobby Zulkarnain yang merupakan calon legislatif (Caleg) untuk DPRD Sumatera Utara dari Dapil Sumut 3 (Deli Serdang) ini merespon adanya keinginan kuat masyarakat terhadap pemekaran wilayah kabupaten tersebut, ketika melakukan kunjungan sosialisasi.

Respon Bobby terkait adanya aspirasi masyarakat tersebut, dia mendukung bahkan akan ikut mendorong jika semangatnya adalah untuk pemerataan pembangunan atau menekan angka kesenjangan pembangunan antar wilayah.

“Wacana pemekaran ini kan sudah ada sejak lama. Ini satu hal yang lumrah, mengingat luas wilayah Deli Serdang. Yang saya jalani sendiri selama melakukan sosialisasi, jarak antar wilayah terlalu jauh sehingga wajar jika kemudian masyarakatnya ingin kemudahan ketika hendak mengurus sesuatu ke pusat pemerintahan,” ungkapnya.

Untuk itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut tersebut mengatakan wacana pemekaran Kabupaten Deli Serdang harus dibahas lagi secara komprehensif.

“Tentunya dengan melakukan tinjauan-tinjauan seperti aspek yuridis, ekonomi, sosio-kultural dan sebagainya,” sambung Bobby.

Sejauh ini, Ketua Badan Cyber Media DPD Gerindra Sumut itu melihat, wilayah-wilayah yang menginginkan pemekaran cukup memiliki keunggulan komparatif, di antaranya dengan potensi-potensi di bidang pertanian, perkebunan, pariwisata serta perdagangan.

“Saya kira itu cukup mendukung, selain sebagai sumber perekonomian masyarakat juga akan mampu menjadi penopang bagi PAD jika suatu saat nanti wilayah tersebut jadi berdiri sendiri,” ujar Bobby. (ehm)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini