MEDAN, delitimes.id – Warga di Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, kembali mengeluhkan kondisi Jalan Tahu yang semakin rusak parah. Jalan berlubang, becek saat hujan, dan berdebu saat musim kemarau, membuat aktivitas warga terganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Keluhan ini disampaikan langsung kepada Agus Setiawan, anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, saat melaksanakan reses di wilayah tersebut pada Rabu (17/9/2025). Warga mengungkapkan bahwa jalan tersebut sudah lebih dari 15 tahun tidak mendapat perbaikan, bahkan selama proses perbaikan drainase tiga tahun lalu, tidak ada tindak lanjut untuk memperbaiki jalan.
“Jalan kami ini sudah sangat buruk. Bahkan saat hujan, air dari parit langsung tergenang di jalan. Kami sudah bertahun-tahun berharap perbaikan, tapi hingga sekarang belum ada perubahan,” ujar Ibu Bariah, salah satu warga yang tinggal di sekitar Jalan Tahu.
Senada dengan Bariah, Suryani, warga lainnya juga mengungkapkan keluhannya. Ia berharap agar Pemko Medan melalui dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan. “Kami sangat terganggu dengan kondisi jalan ini. Apalagi saat keluar masuk rumah, jalan berlumpur dan berdebu. Semoga ada perhatian segera,” harapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Agus Setiawan meminta kepada Dinas SDABMBK Kota Medan untuk segera melakukan tindakan. Menurutnya, setidaknya perbaikan sementara seperti penambalan (patching) dapat dilakukan untuk mengurangi dampak buruk pada warga.
“Dinas SDABMBK harus segera turun tangan. Kondisi jalan ini sudah sangat mengganggu, paling tidak bisa dilakukan patching agar lubang-lubang itu tidak semakin parah,” jelas Agus Setiawan.
Selain itu, Agus juga menyarankan kepada warga untuk membuat surat permohonan perbaikan yang ditujukan kepada Dinas SDABMBK, dengan tembusan kepada dirinya, agar proses perbaikan bisa dipercepat.
“Kalau warga sudah membuat surat resmi, saya siap bantu kawal agar segera ada tindakan dari dinas,” tambahnya. (ds)




















