5 Penyakit Ikan Cupang Paling Umum, Rupanya Cupang Bisa Sembelit Juga

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

DELITIMES – Sama seperti hewan lainnya, ikan cupang juga bisa sakit. Ada beberapa penyakit ikan cupang yang paling sering ditemukan.

Memelihara ikan cupang sempat menjadi tren di Indonesia. Sampai sekarang, ikan yang hadir dengan beragam warna ini tampaknya masih tetap menarik perhatian banyak orang.

Ikan cupang adalah jenis ikan air tawar yang berasal dari Asia Tenggara. Ikan ini biasanya cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Penyakit ikan cupang

Meski umumnya dapat bertahan hidup dalam waktu lama, namun ikan cupang juga tetap bisa sakit. Berikut beberapa penyakit yang paling sering menyerang ikan cupang, mengutip Pets Love to Know.

1. Sirip membusuk

Ikan cupang biasanya hadir dengan sirip dan ekor yang menjuntai indah. Namun, infeksi bakteri bisa membuat sirip ikan cupang membusuk. Salah satunya ditandai dengan sirip ikan yang tampak digerogoti.

Kondisi ini perlahan membuat sirip, mulut, dan ekor ikan cupang membusuk seiring waktu berjalan.

Masalah ini biasanya disebabkan oleh kondisi air yang buruk. Kondisi ini dapat menurunkan sistem kekebalan ikan cupang untuk melawat penyakit. Jika tak diobati, infeksi akan masuk ke dalam tubuh dan bisa menimbulkan kematian.

Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu mengganti air dengan baik. Obati juga ikan dengan tetrasiklin untuk infeksi bakteri dan obat anti-jamur untuk mencegah infeksi sekunder.

2. Sembelit

male and females betta fish demonstrating their love forming a heart shape with air bubblesIlustrasi. Sembelit, salah satu penyakit ikan cupang yang paling umum. (Istockphoto/aluxum)

Bukan cuma manusia, ikan cupang juga bisa sembelit. Sembelit terjadi saat ikan cupang terlalu banyak makan.

Beberapa gejala sembelit pada ikan cupang di antaranya kurang nafsu makan, perut membengkak, dan tidak adanya kotoran di dasar tangki.

Biasanya, ikan cupang yang sembelit memerlukan puasa selama 1-2 hari. Selain itu, sembelit pada ikan cupang juga bisa diatasi dengan pemberian kacang polong yang telah dikupas. Serat akan membantu memindah penyumbatan pada pencernaan ikan cupang.

3. Ich

Ich adalah infeksi parasit yang biasa menyerang ikan cupang. Penyebabnya adalah Ichthyophthirius multifilis, parasit yang menimbulkan bercak putih pada kulit dan sisik ikan. Jika tak diobati, kondisi ini meningkatkan risiko kematian.

Gejala utama yang bisa diperhatikan adalah bintik putih pada sisik ikan cupang. Bintik itu adalah kista yang menampung parasit.

Tak cuma itu, ikan juga biasanya akan menjepit siripnya yang bergesekan dengan permukaan apa pun saat mencoba mengeluarkan parasit.

Untuk mengatasinya, Anda perlu melepas filter karbon dalam akuarium. Biarkan ikan cupang berenang bebas. Gunakan juga obat ich seperti malachite green dan masukkan ke dalam air.

4. Velvet

Sama seperti ich, velvel merupakan infeksi parasit yang paling sering menyerang ikan-ikan yang hidup dalam akuarium.

Saat terkena parasit penyebab velvet, cupang akan terlihat seperti memiliki lapisan abu-abu hingga keemasan di tubuhnya. Sayangnya, lapisan ini kerap kali tak dapat dilihat dengan mudah.

5. Infeksi jamur

Spora jamur hampir selalu ditemukan di dalam akuarium. Akibatnya, infeksi adalah penyakit yang paling umum terjadi.

Biasanya, ikan cupang yang terkena infeksi jamur akan terlihat seperti tubuhnya diselimuti kapas.

Anda perlu menambahkan fungisida ke dalam tangki untuk mengatasinya.

Demikian beberapa penyakit ikan cupang yang perlu diwaspadai.

Sumber: CNNIndonesia.com

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

No Content Available

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 Penyakit Ikan Cupang Paling Umum, Rupanya Cupang Bisa Sembelit Juga

DELITIMES – Sama seperti hewan lainnya, ikan cupang juga bisa sakit. Ada beberapa penyakit ikan cupang yang paling sering ditemukan.

Memelihara ikan cupang sempat menjadi tren di Indonesia. Sampai sekarang, ikan yang hadir dengan beragam warna ini tampaknya masih tetap menarik perhatian banyak orang.

Ikan cupang adalah jenis ikan air tawar yang berasal dari Asia Tenggara. Ikan ini biasanya cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Penyakit ikan cupang

Meski umumnya dapat bertahan hidup dalam waktu lama, namun ikan cupang juga tetap bisa sakit. Berikut beberapa penyakit yang paling sering menyerang ikan cupang, mengutip Pets Love to Know.

1. Sirip membusuk

Ikan cupang biasanya hadir dengan sirip dan ekor yang menjuntai indah. Namun, infeksi bakteri bisa membuat sirip ikan cupang membusuk. Salah satunya ditandai dengan sirip ikan yang tampak digerogoti.

Kondisi ini perlahan membuat sirip, mulut, dan ekor ikan cupang membusuk seiring waktu berjalan.

Masalah ini biasanya disebabkan oleh kondisi air yang buruk. Kondisi ini dapat menurunkan sistem kekebalan ikan cupang untuk melawat penyakit. Jika tak diobati, infeksi akan masuk ke dalam tubuh dan bisa menimbulkan kematian.

Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu mengganti air dengan baik. Obati juga ikan dengan tetrasiklin untuk infeksi bakteri dan obat anti-jamur untuk mencegah infeksi sekunder.

2. Sembelit

male and females betta fish demonstrating their love forming a heart shape with air bubblesIlustrasi. Sembelit, salah satu penyakit ikan cupang yang paling umum. (Istockphoto/aluxum)

Bukan cuma manusia, ikan cupang juga bisa sembelit. Sembelit terjadi saat ikan cupang terlalu banyak makan.

Beberapa gejala sembelit pada ikan cupang di antaranya kurang nafsu makan, perut membengkak, dan tidak adanya kotoran di dasar tangki.

Biasanya, ikan cupang yang sembelit memerlukan puasa selama 1-2 hari. Selain itu, sembelit pada ikan cupang juga bisa diatasi dengan pemberian kacang polong yang telah dikupas. Serat akan membantu memindah penyumbatan pada pencernaan ikan cupang.

3. Ich

Ich adalah infeksi parasit yang biasa menyerang ikan cupang. Penyebabnya adalah Ichthyophthirius multifilis, parasit yang menimbulkan bercak putih pada kulit dan sisik ikan. Jika tak diobati, kondisi ini meningkatkan risiko kematian.

Gejala utama yang bisa diperhatikan adalah bintik putih pada sisik ikan cupang. Bintik itu adalah kista yang menampung parasit.

Tak cuma itu, ikan juga biasanya akan menjepit siripnya yang bergesekan dengan permukaan apa pun saat mencoba mengeluarkan parasit.

Untuk mengatasinya, Anda perlu melepas filter karbon dalam akuarium. Biarkan ikan cupang berenang bebas. Gunakan juga obat ich seperti malachite green dan masukkan ke dalam air.

4. Velvet

Sama seperti ich, velvel merupakan infeksi parasit yang paling sering menyerang ikan-ikan yang hidup dalam akuarium.

Saat terkena parasit penyebab velvet, cupang akan terlihat seperti memiliki lapisan abu-abu hingga keemasan di tubuhnya. Sayangnya, lapisan ini kerap kali tak dapat dilihat dengan mudah.

5. Infeksi jamur

Spora jamur hampir selalu ditemukan di dalam akuarium. Akibatnya, infeksi adalah penyakit yang paling umum terjadi.

Biasanya, ikan cupang yang terkena infeksi jamur akan terlihat seperti tubuhnya diselimuti kapas.

Anda perlu menambahkan fungisida ke dalam tangki untuk mengatasinya.

Demikian beberapa penyakit ikan cupang yang perlu diwaspadai.

Sumber: CNNIndonesia.com

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

No Content Available

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *