MEDAN, DELITIMES.ID – Kepala lingkungan (kepling) sebagai bagian dari perangkat pemerintahan, seharusnya menjadi tempat mengadu warga yang membutuhkannya. Tapi beda dengan Kepling 13 Kelurahan Terjun Kompleks KPUM Medan Marelan, yang terkesan tidak peduli dengan pengaduan warganya saat tertimpa masalah.
Seperti kejadian pada Hari Kamis (16/2/2023) malam. Ia tidak memperdulikan laporan salah seorang warganya beralamat di Komplek KPUM Jalan Rahmad Buddin Blok 27 Nomor 516 Lingkungan 13 Kelurahan Terjun Medan Marelan. Di mana kawanan maling telah membobol rumah warga tersebut.
Malam itu, Adilla Yuliananda anak dari Ariadi ingin melaporkan tentang rumahnya yang telah dibobol maling. Di mana kejadian itu mengakibat hilangnya satu unit laptop, handphone, sebuah tas ransel, dan uang tunai Rp400 ribu.
Ketika sampai di rumah kepala lingkungan bernama Ani itu, korban pencurian itu sudah dapat sambutan kurang simpatik dari kepling wanita tersebut. Kemudian, ketika korban menceritakan apa yang sudah terjadi di rumahnya, sepertinya tidak ada respon dari kepling.
Kepling 13 Kelurahan Terjun itu malah seakan menyalahkan korban pencurian. “Kalian salah. Kenapa tinggal di rumah itu tidak ada melapor ke saya. Jadi bukan tanggung jawab saya itu,” ketusnya.
Padahal, Adilla Yuliananda adalah anak Ariadi yang merupakan pemilik rumah. “Kenapa menempati rumah sendiri harus melapor,” sebut Adilla yang malam itu tinggal di rumah itu bersama tiga teman kuliahnya.
Ketiga temannya menginap di rumah tersebut karena besok harinya (Jumat-red) mau mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke Stabat.
Mengenai kasus pencurian itu, Adilla Yuliananda bersama orangtuanya Ariadi, telah melaporkannya ke Polsek Medan Labuhan. Petugas Polsek Medan Labuhan sudah turun langsung ke lokasi kejadian.
Dalam kasus ini Ariadi sebagai pemilik rumah berharap dapat menjadi perhatian Wali Kota Medan Bobby Nasution. “Sudah saatnya Pak Wali Kota menindak kepling yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Menjawab pertanyaan kenapa kepling tersebut bertindak demikian, yang bersangkutan mengatakan karena saat itu anaknya lagi sakit. (RED)























