Serabi Kuah Marheni Meriahkan Bukber SMPN XI Angkatan 88 dan Semandel Medan

MEDAN, DELITIMES.ID – Ternyata selain tausyiah yang disampaikqn oleh penceramah saat acara buka bersama, menu takjil bisa juga bisa jadi primadona.

Hal itu terjadi saat acara buka bersama Alumni SMP Neg XI Angkatan 88 dan alumni SMA Neg 8 (Semandel) 90-91 Medan yang gelar di Desa-desa Cafe Jalan Setia Budi, Minggu (2/4/2023) kemarin.

Dan primadona yang dimaksud adalah serabi kuah buatan salah seorang anggota alumni dari SMP Neg XI Medan, yakni Marheni. Ia sengaja membuat menu tambahan berbuka dengan panganan manis berupa serabi kuah yang mana langsung diseribu para sahabat agar bisa merasakan nikmatnya serabi kuah buatan tangan Marheni yang sama diketahui tanpa pengawet tersebut.

“Saya selalu membuat sarabi kuah walau tidak ada acara sekalipun. Apalagi kami sekeluarga sangat menyukainya. Dan berketepatan ada acara buka bersama dengan alumni, ya langsung saja saya buat banyak. Alhamdulillah sebentar saja ludes dan saya senang,” katanya saat ditemui DeliTimes.id di kediamannya di Jalan Pancing II Kec Medan Tembung, Senin (3/4/2023)

Selain meriah dengan panganan serabi kuah, Alacara buka puasa bersama juga berlangsung penuh hikmad dan kekeluargaan. Apalagi acara bukber kali ini digabung mengingat kebanyakan alumni dari SMA Neg 8 Medan merupakan tamatan dari SMP Neg XI Medan.

“Untuk tahun semalam, masih kita saja selaku alumni SMP XI yang mengelar buka puasa bersama, namun untuk tahun ini kita membuat acaranya bersama dengan sahabat kita yaitu, alumni SMA Neg 8 Medan dengan tujuan agar tetap terjalin tali silarahmi sesuai ajaran Islam,” kata ketua Alumni SMP Neg XI Angkatan 88, Rommy Samra didampingi wakil, M Noval dan bendahara Hardi dan salah seorang pengurus alumni SMA Neg 8, Pahlevi di Medan, Senin (3/4/2023).

Sementara perwakilan dari SMA Neg 8, Pahlevi mengatakan, sebenarnya tidak ada perbedaan antara siswa SMP Neg XI, karsna orangnya itu kesitu juga.

Menurut Pahlevi, pihaknya berkolaborasi dengan teman-teman dari SMP Neg XI membuat acara buka puasa bersama di Desa-desa tak mengindahkan ucapan Presiden Jokowi, namun karena pentingnya membangun tali silaturahmi antar sesama terkhusus umat Muslim.

“Dan yang dilarangkan lembaga, dan bukan untuk warga masyarakat biasa,” katanya yang diaminkan oleh Syahrul Rosa dan beberapa teman lainnya.

Selain itu tambah Pahlevi pentingnya digelar acara buka puasa bersama yaitu, untuk meningkatkan kadar keimanan pada bulan Ramadhan yang penuh berkah, dimana sudah menjadi tradisi bertahun-tahun diadakan buka puasa bersama dengan mengundang keluarga besar alumni

Acara yang di mulai pada sore hari pukul 16.00 WIB tersebut terlihat teman-teman memsnuhi setiap meja yang diseiakab pihak Desa-desa Cafe lengkap dengan menu berbuka.

Sedangkan tausyiah yang disampaikan oleh al uztad M Ishak msngatakan, puasa mendidik kita menjadi jujur. Selain itu Ibadah puasa juga merupakan ibadah yang “rahasia”.

Hanya diri kita sendiri dan Allah SWT yang tahu apakah kita melaksanakan ibadah puasa atau tidak. Lain halnya dengan ibadah sholat yang dapat dilihat oleh orang lain.

Puasa merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk melatih kejujuran minimal jujur kepada diri sendiri. Apabila kejujuran dalam puasa ini kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari maka kita akan menjadi orang yang amanah dan hidup pun menjadi tenang.

“Selain itu, puasa juga menumbuhkan rasa syukur dan kasih sayang terhadap sesama, serta mendidik kita menjadi orang yang sabar,” kata ustad M Ishak mengakhiri.

Adapun kegiatan selanjutnya setelah berbuka dan sholat magrib berjamaah, dilanjutkan dengan acara bebas yaitu, photo bersama antar kslas baik dari alumni SMP Neg XI dan  Alumni SMA Neg 8 Medan. (dimitri)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini