Viral! Pasutri Dianiaya di Jalan Baru Terowongan Medan Tembung, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku

MEDAN, DELITIMES.ID – Aksi penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) yang terjadi di kawasan Jalan Baru Terowongan Medan Tembung, tepatnya di Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat. Kamis, (4/6/2026).

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas pada Rabu, (3/6), terlihat dua pria diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap pasutri tersebut di tengah jalan.

Dalam video itu, seorang pria yang mengenakan celana pendek loreng hijau tampak menendang bagian perut seorang wanita yang disebut-sebut sedang hamil. Tidak hanya itu, pria tersebut juga terlihat mengacungkan benda yang diduga senjata api rakitan ke arah korban.

Sementara itu, seorang pria lainnya yang mengenakan kaos berkerah putih bergaris merah terlihat memukul suami korban hingga helm yang dikenakannya terpental akibat hantaman yang diterima.

Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya insiden tersebut masih belum diketahui. Namun, tindakan kekerasan yang terekam dalam video dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan tidak dapat ditoleransi, terlebih adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan dalam peristiwa tersebut.

Masyarakat mendesak aparat Polsek Medan Tembung dan Polrestabes Medan untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus tersebut.

Identitas para pelaku diharapkan segera diungkap dan pelaku ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Jika benar terdapat unsur penganiayaan terhadap perempuan hamil dan penggunaan senjata api rakitan, maka UU Darurat dalam kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berpotensi menimbulkan keresahan dan mengancam keamanan di tengah masyarakat.

Warga berharap kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan, mengamankan para pelaku, serta memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah hukum Medan Tembung dan sekitarnya.

“Siapa pun pelakunya harus segera ditangkap. Aksi kekerasan di ruang terbuka, apalagi terhadap perempuan yang sedang hamil dan disertai dugaan penodongan senjata, tidak boleh dibiarkan,” ujar salah salah satu tokoh pemuda Medan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.(RED)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini