MEDAN, DELITIMES.ID – Dalam menunjang keberhasilan para atlet judo daerah ini, maka Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatra Utara, menggelar seleksi untuk menghadapi Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Barat Judo di GOR TOM Lubuk Linggau Utara, Sumatera Selatan 3-4 Juni 2023 mendatang.
Saat mengikuti Kejurwil nanti, PJSI Sumut akan turun full team, karena atlet judo Sumut akan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan guna meraih predikat juara umum.
Demikian hal itu dikatakan Ketua Pengprov PJSI Sumut, Muhammad Arief Fadhillah saat ditemui di Padepokan Judo Jalan Gaharu Medan, Sabtu (13/5/2023).
Arif mengatakan, seleksi yang baru usai Jumat (12/5/2023) kemarin diikuti 60 orang dari seluruh PJSI yang ada di Sumut. Dan terjaring sekitar 30 orang dimana mereka akan digembleng lagi oleh pelatih pelatih pengalaman seperti Yosef Yus dan Eka Siregar yang dibantu beberapa asisten pelatih.
PJSI Sumut akan mencari 15 orang lagi guna mendampingi 15 atlet Pelatda yang dipersiapkan sejak lama. Dan Mereka nantinya akan dipersiapkan sekaligus diandalkan mengikuti Kejurwil bersama atlet pelatda.
“Pejudo Sumut optimis, makanya kita melakukan persiapan full team. Begitu juga dengan seleksi yang digelar tak lain untuk menyaring atlet daerah dan kita akan ikuti sebanyak-banyaknya kelas. Target kita juara umum,” kata Arief.
Arief mengakui bahwa target juara umum tak mudah. Apalagi Kejurwil juga diikuti para atlet nasional dari DKI Jakarta dan Banten. Dua dari empat besar kekuatan judo nasional.
Sementara Sumuti juga akan menurunkan dua atlet pelatnas seperti, Winner Felix Panggabean dan Nanda Olivia Banurea yang mana diharapkan mampu menorehkan hasil maksimal bersama atlet daerah ini lainnya.
“Gak bisa kita pungkiri ada DKI sama Banten. Empat teratas di Indonesia selain Jawa Barat dan Bali. Namun siapaun lawan anak-anak kita, dengan persiapan yang kita buat, saya optimis atlet judo Sumut mampu menorehkan hasil maksimal nantinya,” kata Arief serius.
Pria yang berprofesi sebagai notaris itu mengakui untuk atlet seleksi dari daerah belum dibebani target. Namun hal itu jadi gambaran untuk kekuatan lapis kedua dan ketiga.
“Yang terpilih dari daerah, mungkin kita belum kasih beban target. Tapi kita sudah dapat gambaran lapis kedua dan ketiga,” ucap Arief.
Sedangkan Kejurwil nantinya akan menjadi salah satu agenda PJSI Sumut untuk persiapan menghadapi PON 2024. Diakui Arief para pejudo Sumut butuh lawan tanding. Sebab itulah setiap ada event, akan tetap ikut sebelum PON 2024 berlangsung.
Apalagi atlet judo daerah ini sudah lebih awal melakukan Pelatda berjalan sebelum digelarnya Pelatda tahap pertama oleh KONI Sumut. Artinya Kejurwil Barat yang seyogya nya digelar 27-28 Mei 2023, namun diundur sepekan tidak jadi masalah. Sebab tetap akan dijadikan ajang sparing para atlet judo Sumut.
Makanya tambah Arief, pihaknya meminta kepada KONI Sumut agar diberi kesempatan try out keluar negeri seperti Jepang atau Korea Selatan bahkan Taiwan untuk menambah jam terbang para pejudo Sumut sebagai persiapan jelang PON Aceh-Sumut XXI 2024 mendatang.
“Kita minta sama KONI agar kita diberikan latihan di luar (try out). Salah satunya kalau pelatda judo Sumut, sebab cari lawan tanding pulau Sumatra aja kita masih unggul,” pungkas Arief mengakhiri. (dimitri)














