Sering Picu Kecelakaan, Masyarakat Teluk Mengkudu Minta Pemerintah Perbaiki Jalan Berlubang


SERGAI, DELITIMES.ID – Badan jalan yang berada di Dusun III Desa Makmur Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),Sumatera Utara (Sumut), dipenuhi lubang dan diperkirakan sudah 4 tahun lebih belum pernah diperbaiki.

“Jalan yang berlubang ini diperkirakan sepanjang 300 meter dan akibat lubang tersebut banyak pengguna jalan yang mengalami terjatuh, terutama di saat cuaca hujan,” ujar Haposan Nainggolan (76), warga Dusun III Desa Makmur, dengan nada heran, Senin (4/9/2023).

DIa mengaku sedih melihat kondisi badan jalan yang banyak lubang ini.

“Pasalnya, di desa-desa lain jalan sudah bagus, tapi kok jalan di Desa Makmur ini seperti dibiarkan rusak. Masyarakat yang mayoritas bermata pencarian petani ini tetap juga membayar Pajak Bumi dan Bangunan, jadi kenapa tidak kunjung diperbaiki,” sambungnya

Diungkapkan,, banyak sekali pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan yang berlubang itu.

“Jika tidak salah saya, empat hari yang lalu saat hujan, ada seorang wanita muda berboncengan terjatuh karena badan jalan tidak kelihatan lagi badan jalan yang bagus. Akibat terjatuh, baju keduanya mengalami kotor, beruntung tidak ada yang mengalami luka. Kasihan juga melihatnya,” tambah Hitler Sirait, warga setempat.

Keluhan juga disampaikan oleh Ilham (28) warga Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, bahwa setiap melintasi badan jalan berlubang sepeda motor ada saja yang berbunyi dan rusak setelah pulang.

Bukan hanya sepeda motor rusak, tapi badan juga terasa pedal-pegal.

“Heran juga, jalan ini yang menghubungkan Desa Makmur dengan Desa Firdaus, Pematang Pelintahan Kecamatan Sei Rampah dan Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin, kok dibiarkan bertahun-tahun mengalami rusak. Harapan kami, aga jalan yang berlubang segera diperbaiki,” katanya.

“Jangan jalan yang jauh di dana sudah mulus, tapi badan jalan yang tidak jauh dari Kantor DPRD Sergai, Kantor Kejaksaan Sergai dan Kantor Camat Sei Rampah, malah dibiarkan bertahun-tahun rusak. Sedih juga kita jadinya,” sambungnya. (red)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini