MEDAN, DELITIMES.ID – Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu mengajak seluruh kader HKTI di 32 kabupaten kota menjadi fasilitator antara petani dan pemerintah demi menyejahterakan masyarakat petani.
“HKTI harus menjadi jembatan antara petani dan pemerintah. Kita harus menjadi solusi bagi mereka,” kata Gus Irawan Pasaribu usai terpilih menjadi Ketua DPD HKTI Sumut periode 2026 – 2031 pada musyawarah daerah dan pelantikan pengurus 32 DPC HKTI kab/kota se Sumut di aula Raja Inal Siregar kantor Gubernur Sumut, Rabu (09/09/2026).
Menurut Gus Irawan Pasaribu, ketahanan pangan merupakan salah satu program super prioritas sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Oleh sebab itu, kata Gus Irawan, kader HKTI perlu mengedukasi para petani
juga meminta seluruh kader menjadikan HKTI perlu melakukan edukasi petani petani. HKTI harus menjadi solusi bagi petani.
Di Sumatera Utara, kata Gus Irawan, ada sejumlah kabupaten kota sekitar 8o persen mastarakatnya hidup di sektor pertanian. Jadi HKTI harus menjadi sarana edukasi bagi mereka bagaimana memajukan produksi pertanian dengan sasaran utama swasembada pangan. Ini tantangan kita ke depan,” kata Bupati Tapanuli Selatan ini.
Gus Irawan berharap kepada kader HKTI se Sumut menjadikan arahan Sekjen HKTI Abdul Kadir menjadi pegangan kader-kader di daerah.
“Karena ketahanan pangan adalah program super prioritas Presiden Prabowo,” katanya.
HKTI, kata dia, butuh kolaborasi dan siap mendukung program kemajuan petani Sumut. Apalagi ketahanan pangan juga menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sumut Bobby Nasution.
“Jadi teman-teman HKTI kabupaten kota perlu menjadi kolaborasi dengan pemerintah setempat,” katanya.
Sebelumnya, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir dalam arahannya lewat zoom mengajak para kader di daerah memperkuat organisasi petani. Sebab, kata dia, petani memiliki daya tawar bagus karena rakyat Indonesia mayoritas adalah petani.
“Ini jadi tugas kita,” katanya.
Abdul Kadir mengajak kader mempercepat regenerasi petani yang saat ini banyak yang sudah senior.
“Jadi program HKTI ke depan perlu perencanaan matang. Suka tidak suka HKTI harus mendorong program kegiatan mempersiapkan kader kader petani muda,” katanya.
Memperkuat kelembagaan ekonomi petani juga menjadi tugas HKTI. Seperti mengaktifkan koperasi petani, lembaga bisnis dan lainnya.
“Termasuk mendorong akses pasar bagi petani. Kelemahanan petani salah satunya akses pasar dan penguatan daya saing produk,” sebutnya.
Ekosistem pertanian juga perlu dibangun lewat kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik itu pemerintah, pihak kampus dan lembaga lainnya.
“HKTI harus bersama-sama dengan mereka (petani),” katanya.
Pada musda dan pengukuhan yang dihadiri Wagub Sumut Surya mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution, hadir juga para wakil kepala daerah se Sumut antara lain Wabup Asahan, Wabup Mandailing Natal, Wabup Serdangbedagai, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Wakil Bupati Humbahas. Tampak juga Sultan Deli Tengku Arya Lamanjiji, anggota legislatif provinsi dan kabupaten kota, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso. Pada pelantikan itu juga secara serentak pengurus kabupaten kota se Sumut mengibarkan bendera HKTI. Hadir juga Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Makmud yang melakukan pelantikan pengurus kabupaten kota.(Red)























