Pernikahan Putri Anto Genk Jadi Potret Luasnya Pergaulan CEO Sumut24, Tokoh Multikultural Tumpah Ruah

MEDAN, DELITIMES.ID — Sebuah pesta pernikahan terkadang bukan hanya menjadi momentum kebahagiaan dua keluarga, tetapi juga menghadirkan potret perjalanan persahabatan dan luasnya jejaring sosial seseorang.

Hal itulah yang tergambar dalam resepsi pernikahan putri Rianto SH, MH, CEO Media Sumut24 Grup yang akrab disapa Anto Genk, di Hotel Santika Medan, Sabtu (31/10/2026).

Resepsi pernikahan Bella, putri Rianto, yang dipersunting Fahdi, berlangsung meriah dan megah.

Sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang hadir memberikan ucapan selamat dan doa restu.

Mulai dari Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, hingga Wali Kota Medan Rico Waas dan anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara yang menjadi saksi nikah.

Juga pejabat sipil dan militer, birokrat, anggota legislatif, politisi, pengusaha, tokoh masyarakat, insan pers, praktisi public relations (PR), akademisi, dan kalangan intelektual.

Kehadiran mereka memperlihatkan luasnya hubungan persahabatan yang terjalin dengan Rianto. Tidak hanya terbatas pada lingkungan profesi jurnalistik, tetapi juga menjangkau berbagai komunitas, kelompok masyarakat, serta lintas suku, agama, etnis, dan golongan.

Ratusan Karangan Bunga nengular, nengelilingi hotel hingga Lapangan Benteng Di antara pengirim terdapat H. Yuslin Siregar SWC, Sekretaris Badan Kenaziran Wakaf (BKW) Masjid Agung Medan, dan H. Indra Utama.

Pemandangan tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa dunia pers memiliki ruang pergaulan yang luas.

Seorang pengelola media tidak hanya berinteraksi dengan sesama wartawan, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam konteks ini, sosok Anto Genk menjadi menarik untuk dilihat dari perjalanan jejaring sosial dan profesionalnya. Sebagai CEO Media Sumut24 Grup sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara,

ia berada dalam lingkungan profesi yang menuntut kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan, dan menjaga hubungan dengan banyak pihak.

Tentu, luasnya pergaulan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang tokoh pers.

Namun, kemampuan merawat persahabatan di tengah keberagaman merupakan modal sosial yang penting, sepanjang tetap berpijak pada integritas, profesionalisme, dan independensi pers.

(Akad Nikah Islami,)

Rangkaian pernikahan Bella dan Fahdi sebelumnya diawali dengan prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat dan sarat nuansa Islami.

Akad nikah tersebut menghadirkan Wali Kota Medan Rico Waas dan anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara sebagai saksi nikah.

Setelah prosesi akad, acara dilanjutkan dengan pagelaran budaya Jawa yang dihadiri para sesepuh dan tokoh adat. Perpaduan nilai keislaman dan tradisi Jawa memberikan warna tersendiri dalam rangkaian pernikahan tersebut.

Pagelaran budaya itu sekaligus menjadi pengingat bahwa modernitas tidak harus menghilangkan akar tradisi. Nilai-nilai budaya tetap dapat dirawat dan diperkenalkan kepada generasi muda melalui momentum keluarga seperti pernikahan.

(Bobby Nasution Hadir)

Pada malam harinya, Sabtu (31/10/2026), resepsi pernikahan berlangsung meriah dan megah di Hotel Santika Medan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution hadir langsung memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga besar.

Kehadiran gubernur bersama sejumlah tokoh lintas sektor semakin memperlihatkan bahwa acara tersebut menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana kekeluargaan.

Para pejabat pemerintahan, unsur militer, pengusaha, tokoh pers, politisi, birokrat, akademisi, serta kalangan masyarakat tampak membaur memberikan doa restu kepada Bella dan Fahdi.

Suasana resepsi berlangsung hangat. Para undangan tidak hanya menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bertemu dan mempererat kembali hubungan persahabatan.

(Anto Genk Terharul

Di tengah kebahagiaan tersebut, Rianto mengungkapkan rasa haru, bahagia, dan bangganya atas perhatian luar biasa yang diberikan para sahabat dan kolega.

Ia menyampaikan terima kasih atas ribuan karangan bunga, ucapan selamat, kehadiran para tokoh, serta doa yang diberikan untuk pernikahan putrinya.

Bagi Rianto, semua itu merupakan kehormatan dan kebahagiaan yang sangat berarti bagi keluarga.

Perhatian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan persahabatan harus terus dirawat, tanpa memandang perbedaan latar belakang, profesi, suku, agama, maupun golongan.

Pada akhirnya, resepsi pernikahan Bella dan Fahdi bukan sekadar peristiwa keluarga yang berlangsung megah di sebuah hotel berbintang di Medan.

Ada pesan sosial yang lebih luas dari momentum tersebut: seorang insan pers dapat membangun persahabatan dengan siapa saja, menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, dan hadir di tengah keberagaman tanpa harus kehilangan jati diri serta independensi profesinya.

Sebab, kekuatan pers bukan hanya terletak pada kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga pada kepercayaan publik, integritas, profesionalisme, dan kemampuan menjadi jembatan komunikasi antarelemen masyarakat.(Red)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini