MEDAN, DELITIMES.ID – Satuan Pelajar dan Mahasiswa Laskar Merah Putih Sumatera Utara (Sapma LMP Sumut) melaksanakan audiensi dengan Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut), di Markas Polda Sumatera Utara, Medan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan aparat penegak hukum dalam pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat sumut khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus Sapma LMP Sumut yang dipimpin Sekretaris Derwan Ramadhan. Pihak Ditresnarkoba Polda Sumut pun menyambut kedatangan rombongan dengan baik dan hangat.
Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Dr Andy Arisandi SH SIK MH, Wakil Direktur (Wadir) AKBP Eddy Inganta SH SIK MH, serta sejumlah Kasubdit, antara lain Kasubdit 1 AKBP Thommy Aruan, Kasubdit 2 AKBP Dr Hendro Wibowo SIP MM MSi M.H, dan Kasubdit III AKBP Henri Ritson Sibarani SE MH.
Dalam suasana yang konstruktif, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan penanganan narkoba di Sumatera Utara, sekaligus peluang kolaborasi ke depan. Sapma LMP Sumut menyampaikan gagasan mengenai peran aktif generasi muda dalam mengedukasi masyarakat, khususnya di lingkungan kampus dan sekolah.
Ketua Bidang Pengembangan SDM dan Hukum LMP Sumut Jonathan Agung Silalahi SH, yang turut hadir, menekankan pentingnya keterlibatan organisasi kemahasiswaan sebagai mitra strategis aparat penegak hukum.
Apresiasi
Sekretaris Sapma LMP Sumut Derwan Ramadhan menyampaikan apresiasi besar terhadap kinerja kepolisian. Ia memberikan kata penghargaan atas capaian Ditresnarkoba Polda Sumut yang dalam beberapa pekan terakhir terus mengungkap peredaran narkoba di sejumlah kampung narkoba maupun tempat hiburan malam.
“Kami memberikan apresiasi besar terhadap kinerja kepolisian, khususnya Ditresnarkoba Polda Sumut yang dalam beberapa pekan terakhir tak henti-hentinya mengungkap peredaran narkoba di beberapa kampung narkoba dan tempat hiburan malam, sesuai dengan slogan polri bersama masyarakat. Harapan kami, operasi senyap dan razia ini akan terus dilakukan, khususnya di tempat hiburan malam, karena diduga sedang maraknya peredaran Inex atau pil ekstasi serta pod getar yang berisi cairan etomidate,” ujar Derwan Ramadhan.
“Kami percaya bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilimpahkan kepada polisi saja. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran, ketahanan diri, dan budaya anti-narkoba di lingkungan masing-masing. Melalui Sapma LMP Sumut, kami siap menjadi mitra yang aktif, kritis, dan konstruktif bagi Ditresnarkoba Polda Sumut,” timpal Jonathan Agung Silalahi SH.
Edukasi
Aktivis lain, Hiskia, turut menyampaikan pandangan. Ia menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan di kalangan pelajar dan mahasiswa agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke dalam peredaran narkoba.
“Kami dari Sapma LMP Sumut siap turun langsung ke beberapa kampus dan sekolah untuk memberikan edukasi anti-narkoba. Generasi muda harus dibekali pengetahuan yang cukup agar mampu menolak segala bentuk tawaran narkoba di lingkungan sekitar,” ujar Hiskia.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Dr Andy Arisandi memberikan apresiasi atas inisiatif Sapma LMP Sumut. Ia menekankan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan tokoh-tokoh muda melalui edukasi, kampanye digital, maupun kegiatan langsung di lapangan. Kerja sama yang dibangun diharapkan tidak sekadar seremonial, melainkan menghasilkan program konkret yang berkelanjutan.
Audiensi ini menjadi momentum bagi Sapma LMP Sumut untuk menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dan Kepolisian dalam menciptakan Sumatera Utara yang lebih aman dari ancaman narkoba. Beberapa poin yang dibahas meliputi peningkatan literasi anti-narkoba di kalangan mahasiswa, penguatan jejaring informasi, serta potensi pelibatan anggota Sapma dalam kegiatan sosialisasi dan deteksi dini.
Sebagai organisasi yang berlandaskan semangat kebangsaan, Laskar Merah Putih Sumatera Utara melalui sayap pelajar dan mahasiswanya terus mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku aktif dalam menjaga ketahanan bangsa dari segala bentuk ancaman, termasuk narkotika.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih erat antara Sapma LMP Sumut dengan Ditresnarkoba Polda Sumut, demi terciptanya generasi muda Sumatera Utara yang cerdas, tangguh, dan bebas dari narkoba. (REL)
























