Ahda Sabila, Kemauan dengan Dukungan Orang Tua Membawanya Menekuni Tenis Meja

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

MEDAN, DELITIMES.ID – Ahda Sabila. itulah nama gadis cilik kelahiran 9 Juli 2012 silam yang di ajang Porprovsu XI 2022 terpilih memperkuat Kabupaten Asahan di cabor tenis meja.

Ahda terpilih memperkuat Kabupaten Asahan, karena telah lolos seleksi yang digelar Pengcab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Asahan sebelum menuju Porprovsu XI 2022 di kota Medan sebagai ajang pemanasan bagi atlet jelang PON Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Ahda yang kini menuntut ilmu agama dan pengetahuan umum di SD ST Arroja kota Kisaran bersama abang kembarnya, Hanif Abdillah, menggeluti cabor tenis meja sejak berusia 8 tahun (kelas 2 SD).

Waktu berawal dari ajakan sang ayah yang gemar bermain tenis meja baik dilingkungan tempat tinggal dan dikerjaan. Dan dari situlah timbul rasa suka Ahda pada cabor tenis meja dimana mulai berlatih serius.

“Awalnya lihat-lihat saja bagaimana caranya bermain bola pimpong (tenis meja) didekat rumah, tapi lama-lama jadi tertarik,” katanya serius pada wartawan di Medan, Sabtu (5/11/2022).

Dikatakan, selain melihat juga sering diajak ayah bermain pimpong, maka dimulai dari belajar memegang bad yang benar, lalu cara memukul bola dan membalas bola dari lawan serta melakukan bola-bola smash.

Ternyata sang ayah memperhatikan kalau anaknya suka pada cabor tenis meja tersebut. Maka mulai saat itu, ayah selalu membawa Ahda kalau ada pertandingan tenis meja baik dilingkungan serta ditempat ayah bekerja untuk mengetahui bagaimana tehnik bermain tenis meja yang benar.

Dengan berjalannya waktu, Ahda dimasukkan sang ayah kesalah satu pusat latihan cabor tenis meja di kota Kisaran yaitu, ATMC Hall. Dimana ditempat tersebut, Ahda ditempa baik tehnik dan mental dalam tiga kali seminggu.

“Ya karena seluruh keluarga dan sekolah msndukung, ayah juga mendatangkan pelatih khusus kerumah dua kali, sehingga enam kali dalam seminggu di luar latihan di ATMC Hall dengan tujuan agar putrinya bisa jadi atlet handal kedepan,” ucap anak ketiga dari pasangan Hajarul Hasnan SAp dan Nurliana tersebut.

Ahda yang bertempat tinggal di Jalan Syech Hasan Kel Kisaran Timur Kota Kisaran Kabupaten Asahan dan lahir pad 9 Juli 2021 sulam ini, ternyata diam-diam sudah empat kali mengikuti turnamen kelompok umur seperti, Liga Remaja dengan predikat hanya lolos seleksi.

Dia mampu meraih posisi enam besar. Selanjutnya dievent yang dilangsungkan GOR PTMSI Sumut Jalan Padi Raya katagori U-12, Ahda Sabila meraih juara pertama tunggal putri.

Dari hasil itulah, Ahda dipanggil KONI setelah diinfokan PTMSI Asahan untuk memperkuat daerahnya berlaga diajang Porprovsu tahun ini.

Hal itu dibuktikannya lewat penampilan gemilang sehingga bisa berlaga dinomor tunggal dan beregu putri serta berlaga diganda campuran tenis meja Porprovsu walaupun Ahda bersama rekannya Farurozi menyerah dengan tim ganda campuran Labuhan Batu.

“Jadi kegagalan ini akan membuat saya lebih termotivasi lagi agar kedepannya bisa jadi atlet handal yang dapat mengharumkan nama baik keluarga, daerah dan bangsa,” pungkas Ahda mengakhiri.

Sementara Hajarul Hasnan SAp selaku orang tua Ahda mengatakan, sebenarnya selaku orang tua tak pernah menargetkan apa-apa pada Ahda Sebab usianya masih terlalu muda, sehingga tinggal Ahda yang menentukan.

“Saya tak ingin menargetkan apa-apa dengan Ahda, sebab saya serahkan semuanya dengannya. Kalau tenis meja, ya silahkan. Apalagi masa depan Ahda terbuka lebar,” kata Hajarul mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ahda Sabila, Kemauan dengan Dukungan Orang Tua Membawanya Menekuni Tenis Meja

MEDAN, DELITIMES.ID – Ahda Sabila. itulah nama gadis cilik kelahiran 9 Juli 2012 silam yang di ajang Porprovsu XI 2022 terpilih memperkuat Kabupaten Asahan di cabor tenis meja.

Ahda terpilih memperkuat Kabupaten Asahan, karena telah lolos seleksi yang digelar Pengcab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Asahan sebelum menuju Porprovsu XI 2022 di kota Medan sebagai ajang pemanasan bagi atlet jelang PON Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Ahda yang kini menuntut ilmu agama dan pengetahuan umum di SD ST Arroja kota Kisaran bersama abang kembarnya, Hanif Abdillah, menggeluti cabor tenis meja sejak berusia 8 tahun (kelas 2 SD).

Waktu berawal dari ajakan sang ayah yang gemar bermain tenis meja baik dilingkungan tempat tinggal dan dikerjaan. Dan dari situlah timbul rasa suka Ahda pada cabor tenis meja dimana mulai berlatih serius.

“Awalnya lihat-lihat saja bagaimana caranya bermain bola pimpong (tenis meja) didekat rumah, tapi lama-lama jadi tertarik,” katanya serius pada wartawan di Medan, Sabtu (5/11/2022).

Dikatakan, selain melihat juga sering diajak ayah bermain pimpong, maka dimulai dari belajar memegang bad yang benar, lalu cara memukul bola dan membalas bola dari lawan serta melakukan bola-bola smash.

Ternyata sang ayah memperhatikan kalau anaknya suka pada cabor tenis meja tersebut. Maka mulai saat itu, ayah selalu membawa Ahda kalau ada pertandingan tenis meja baik dilingkungan serta ditempat ayah bekerja untuk mengetahui bagaimana tehnik bermain tenis meja yang benar.

Dengan berjalannya waktu, Ahda dimasukkan sang ayah kesalah satu pusat latihan cabor tenis meja di kota Kisaran yaitu, ATMC Hall. Dimana ditempat tersebut, Ahda ditempa baik tehnik dan mental dalam tiga kali seminggu.

“Ya karena seluruh keluarga dan sekolah msndukung, ayah juga mendatangkan pelatih khusus kerumah dua kali, sehingga enam kali dalam seminggu di luar latihan di ATMC Hall dengan tujuan agar putrinya bisa jadi atlet handal kedepan,” ucap anak ketiga dari pasangan Hajarul Hasnan SAp dan Nurliana tersebut.

Ahda yang bertempat tinggal di Jalan Syech Hasan Kel Kisaran Timur Kota Kisaran Kabupaten Asahan dan lahir pad 9 Juli 2021 sulam ini, ternyata diam-diam sudah empat kali mengikuti turnamen kelompok umur seperti, Liga Remaja dengan predikat hanya lolos seleksi.

Dia mampu meraih posisi enam besar. Selanjutnya dievent yang dilangsungkan GOR PTMSI Sumut Jalan Padi Raya katagori U-12, Ahda Sabila meraih juara pertama tunggal putri.

Dari hasil itulah, Ahda dipanggil KONI setelah diinfokan PTMSI Asahan untuk memperkuat daerahnya berlaga diajang Porprovsu tahun ini.

Hal itu dibuktikannya lewat penampilan gemilang sehingga bisa berlaga dinomor tunggal dan beregu putri serta berlaga diganda campuran tenis meja Porprovsu walaupun Ahda bersama rekannya Farurozi menyerah dengan tim ganda campuran Labuhan Batu.

“Jadi kegagalan ini akan membuat saya lebih termotivasi lagi agar kedepannya bisa jadi atlet handal yang dapat mengharumkan nama baik keluarga, daerah dan bangsa,” pungkas Ahda mengakhiri.

Sementara Hajarul Hasnan SAp selaku orang tua Ahda mengatakan, sebenarnya selaku orang tua tak pernah menargetkan apa-apa pada Ahda Sebab usianya masih terlalu muda, sehingga tinggal Ahda yang menentukan.

“Saya tak ingin menargetkan apa-apa dengan Ahda, sebab saya serahkan semuanya dengannya. Kalau tenis meja, ya silahkan. Apalagi masa depan Ahda terbuka lebar,” kata Hajarul mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *