MADINA, DELITIMES.ID – Tambang Emas di Mandailing Natal tampaknya tidak akan mudah dibasmi. Hal ini dikarenakan banyaknya oknum aparat penegak hukum (APH) yang menjadi penampung hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di beberapa kawasan.
Hal ini bukan isapan jempol atau isu semata. Beberapa pelaku PETI di kawasan Hutabargot dan Naga Juang misalnya. Mereka secara implisit mengatakan ada beberapa oknum APH yang menampung bahkan memback up kegiatan ilegal mereka.
“Ada memang oknum polisi yang back up lubang di Hutabargot dan Naga Juang. Bahkan ada beberapa oknum polisi yang juga menjadi pembeli emasnya,” ungkap salah satu pemilik lubang emas di kawasan Naga Juang.
Menurutnya, kegiatan PETI di dua kawasan ini sudah berlangsung puluhan tahun. Sehingga untuk dihentikan akan menjadi lebih sulit.
“Kegiatan ini sudah lama. Banyak yang sudah berhasil, namun sudah banyak juga yang gagal. Ini sudah menjadi salah satu pekerjaan dan nafkah bagi masyarakat. Akan sangat sulit jika dihentikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Madina, AKBP Bagus Priandy yang dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas informasi yang disampaikan.
“Wa’alaikumsalam Bapak. Terimakasih infonya. Kita tindaklanjuti,” tulisnya menjawab konfirmasi, Senin (20/4/2026). (RED)























