MEDAN, DELITIMES.ID – Bantuan kemanusiaan dari anggota DPR RI Kombes Pol (P) Dr Maruli Siahaan SH MH, terus mengalir. Kali ini, Jumat (12/12/2025), melalui perwakilannya dari Relawan Palito dan Tim Rumah Aspirasi Maruli Siahaan, bantuan kemanusiaan turun ke beberapa lokasi di Medan Helvetia, antara lain:
- Lingkungan I-VI Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, berupa beras 210 kg, mie instan 4 kotak, dan gula 42 kg. Penerima bantuan adalah Sukarman Hutasoit sebagai perwakilan warga.
- Warga Gereja Jemaat Khusus Cinta Damai Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, yakni beras 150 kg, ifu mie 3 kotak, dan gula 30 kg. Penerima bantuan Pdt Herlina Simorangkir sebagai perwakilan warga.
- Lingkungan V-VII, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, berupa beras 150 kg, ifu mie 3 kotak, gula 30 kg, dan mie instan 1 kotak. Penerima bantuan adalah Aidras Butarbutar sebagai perwakilan warga.
- Warga Jemaat Gereja HKI Ressort Khusus Helvetia Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia, yaitu, beras 125 kg, ifu mie 1 kotak, gula 25 kg, dan mie instan 3 kotak. Penerima bantuan, St Erwin Sinaga sebagai perwakilan warga.
Banjir tersebut terjadi pada tanggal 27 November 2025 yang melanda hampir 19 kecamatan di Kota Medan.
Dalam kunjungan ini, Dr Maruli Siahaan melalui perwakilannya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para warga masyarakat di wilayah Medan Labuhan.
Ia pun mengutus perwakilannya turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Kota Medan, untuk menyapa, mendengarkan, dan merasakan kondisi masyarakat.
Langkah ini juga merupakan amanat Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, yang selalu menekankan bahwa kekuatan partai lahir dari kemampuan kader untuk hadir membantu rakyat di masa-masa sulit.
Seluruh warga yang menjadi korban banjir tersebut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Dr Maruli Siahaan dan Partai Golkar atas perhatian tersebut. Mereka menilai kehadiran wakil rakyat di tengah-tengah masyarakat yang tertimpa musibah memberikan semangat baru dan harapan nyata untuk bangkit. (RED)
























