Diduga Ada Kongkalikong dalam Seleksi PPK oleh KPU di Kabupaten Batu Bara

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

BATUBARA, DELITIMES.ID – Forum Komunikasi Lintas Lembaga Batu Bara (FORKALIGA-BB) menyoroti terkait Seleksi calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Batu Bara dinilai tidak transparan.

Banyak calon PPK Batu Bara yang mempertanyakan dasar penetapan calon terpilih seleksi anggota PPK oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batu Bara.(26/12/2022).

Koordinator FORKALIGA Yudi Pratama juga mengatakan, dalam seleksi calon anggota PPK yang di lakukan oleh KPU kabupaten Batu Bara seharusnya transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat.

KPU tidak terbuka dalam penentuan hasil yang ditetapkan. Terkesan ada intervensi kelompok-kelompok untuk meloloskan nama-nama tertentu, pertimbangan kelulusan juga tidak melihat hasil tes Computer Assisted Test (CAT). Bahkan mengesampingkan peserta yang memiliki pengalaman kepemiluan.

“Yang saya mau tegaskan juga KPU kabupaten Batu Bara menyampingkan pengalaman kepemiluan dan integritas peserta seleksi. Dengan tidak ditampilkan nya nilai hasil wawancara yang dianggap kongkalikong, lantas dari dasar apa penetapan PPK sedangkan tidak tertera hasil dari nilai-nilai wawancara dan CAT.

“Tentu ini sangat menjadi kekhawatiran kita bersama ketika KPU sebagai penyelenggara pemilu sudah bermain mata, padahal sejatinya KPU sedang menggaungkan tagline “Melayani” tapi faktanya “mengangkangi” ujar Yudi.

Tak hanya itu, Yudi Pratama juga mengatakan mereka sebagai representasi gerakan kepemudaan memiliki kepentingan terhadap proses demokrasi yang bersih.

Mereka mendesak KPU harus transparan dan mampu mempertanggung jawabkan terhadap hasil dari ketetapan calon PPK.

“Kami akan mengawal terkait seleksi calon PPK mulai dari cat, sampai ke wawancara agar KPU transparan,” katanya.

“Ini sebagai bentuk proses awal penyelenggaraan negara dimulai dari sini, jika penyelenggaranya saja dipilih dan ditentukan secara tidak prosedural dan rentan kepentingan, bisa jadi hasilnya tidak maksimal dan lagi-lagi rakyat di rugikan” ucap Yudi dalam penutupnya. (ril)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Diduga Ada Kongkalikong dalam Seleksi PPK oleh KPU di Kabupaten Batu Bara

BATUBARA, DELITIMES.ID – Forum Komunikasi Lintas Lembaga Batu Bara (FORKALIGA-BB) menyoroti terkait Seleksi calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Batu Bara dinilai tidak transparan.

Banyak calon PPK Batu Bara yang mempertanyakan dasar penetapan calon terpilih seleksi anggota PPK oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batu Bara.(26/12/2022).

Koordinator FORKALIGA Yudi Pratama juga mengatakan, dalam seleksi calon anggota PPK yang di lakukan oleh KPU kabupaten Batu Bara seharusnya transparan dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat.

KPU tidak terbuka dalam penentuan hasil yang ditetapkan. Terkesan ada intervensi kelompok-kelompok untuk meloloskan nama-nama tertentu, pertimbangan kelulusan juga tidak melihat hasil tes Computer Assisted Test (CAT). Bahkan mengesampingkan peserta yang memiliki pengalaman kepemiluan.

“Yang saya mau tegaskan juga KPU kabupaten Batu Bara menyampingkan pengalaman kepemiluan dan integritas peserta seleksi. Dengan tidak ditampilkan nya nilai hasil wawancara yang dianggap kongkalikong, lantas dari dasar apa penetapan PPK sedangkan tidak tertera hasil dari nilai-nilai wawancara dan CAT.

“Tentu ini sangat menjadi kekhawatiran kita bersama ketika KPU sebagai penyelenggara pemilu sudah bermain mata, padahal sejatinya KPU sedang menggaungkan tagline “Melayani” tapi faktanya “mengangkangi” ujar Yudi.

Tak hanya itu, Yudi Pratama juga mengatakan mereka sebagai representasi gerakan kepemudaan memiliki kepentingan terhadap proses demokrasi yang bersih.

Mereka mendesak KPU harus transparan dan mampu mempertanggung jawabkan terhadap hasil dari ketetapan calon PPK.

“Kami akan mengawal terkait seleksi calon PPK mulai dari cat, sampai ke wawancara agar KPU transparan,” katanya.

“Ini sebagai bentuk proses awal penyelenggaraan negara dimulai dari sini, jika penyelenggaranya saja dipilih dan ditentukan secara tidak prosedural dan rentan kepentingan, bisa jadi hasilnya tidak maksimal dan lagi-lagi rakyat di rugikan” ucap Yudi dalam penutupnya. (ril)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *