FPTI Sumut Targetkan Dua Emas di PON Aceh-Sumut XXI 2024

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

MEDAN, DELITIMES.ID – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumut menargetkan dua medali emas pada ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Pengprov FPTI Sumut, Drg Yerzi saat di temui di Aula T Rizal Nurdin Medan, Senin (16/1/2023).

Dikatakan, Persiapan yang dilaksanakan lewat Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang sudah dilakukan sejak tahun 2022 lalu. Artinya pematangan 10 atlet putra-putri sesuai kuota terus kita lakukan dengan msngikuti semua nomor tanding.

Sebab di cabor panjat tebing sendiri tidak ada main curang soal nilai dari kecepatan dan tehnik.

Artinya bukan satu-satunya cabor yang jujur dalam penilaian, Namun memang begitu adanya.

“Dan ada beberapa event panjat tebing nasional yang diikuti kemarin, satu atlet FPTI Sumut meraih perunggu lewat atlet Glen Bakrie.

Serta pada Kejurnas panjat tebing di Babel yang baru usai, meraih prestasi best time peringkat ketiga,” ucap Yerzi.

Menurut Yerzi kegagalan di babak setelah meraih best time ketiga, diakibatkan kurangnya sarana berlatih sehingga peluang cepat bisa diatasi para atlet khususnya dari Jawa.

“Sebab mereka memiliki sarana dan prasarana yang memadai ketimbang kita. Sementara kita sendiri kekurangan sarana tempat latihan khususnya dinding pendek, timer dan ada beberapa hal lagi,” tambah Yerzi serius.

Sementara adapun papan panjat tebing yang berdiri distadion Mini Disporasu sendiri, tidak sesuai dengan standarisasi. Memang itu semua bukan menjadi alasan. Adapun syarat agar lebih baik yaitu, perbanyak kompetisi sehingga terus lahir atlet terbaik dan regenerasi atlet masa depan.

“Makanya selama ini mental juara atlet kita ttdak punya sama sekali, sehingga kita harus memiliki fisikolog yang serius guna melihat mental juang para atlet walaupun selama ini ada, namun tidak serius,” katanya lagi.

Disinggung mengenai harapan, Drg Yerzi mengatakan, ingin meraih dua medali emas pada ajang PON Aceh-Sumut nanti walau akan mendapat perlawanan dari atlet pulau Jawa khususnya Jatim..

“Ya walau mereka memiliki Pusdiklat khusus cabor panjat tebing, namun kita tetap semangat untuk bertanding guna meraih dua emas yang kami anggap realistis walau berlaga nanti ei provinsi Aceh,” pungkas Yerzi mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FPTI Sumut Targetkan Dua Emas di PON Aceh-Sumut XXI 2024

MEDAN, DELITIMES.ID – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumut menargetkan dua medali emas pada ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Demikian dikatakan Ketua Pengprov FPTI Sumut, Drg Yerzi saat di temui di Aula T Rizal Nurdin Medan, Senin (16/1/2023).

Dikatakan, Persiapan yang dilaksanakan lewat Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang sudah dilakukan sejak tahun 2022 lalu. Artinya pematangan 10 atlet putra-putri sesuai kuota terus kita lakukan dengan msngikuti semua nomor tanding.

Sebab di cabor panjat tebing sendiri tidak ada main curang soal nilai dari kecepatan dan tehnik.

Artinya bukan satu-satunya cabor yang jujur dalam penilaian, Namun memang begitu adanya.

“Dan ada beberapa event panjat tebing nasional yang diikuti kemarin, satu atlet FPTI Sumut meraih perunggu lewat atlet Glen Bakrie.

Serta pada Kejurnas panjat tebing di Babel yang baru usai, meraih prestasi best time peringkat ketiga,” ucap Yerzi.

Menurut Yerzi kegagalan di babak setelah meraih best time ketiga, diakibatkan kurangnya sarana berlatih sehingga peluang cepat bisa diatasi para atlet khususnya dari Jawa.

“Sebab mereka memiliki sarana dan prasarana yang memadai ketimbang kita. Sementara kita sendiri kekurangan sarana tempat latihan khususnya dinding pendek, timer dan ada beberapa hal lagi,” tambah Yerzi serius.

Sementara adapun papan panjat tebing yang berdiri distadion Mini Disporasu sendiri, tidak sesuai dengan standarisasi. Memang itu semua bukan menjadi alasan. Adapun syarat agar lebih baik yaitu, perbanyak kompetisi sehingga terus lahir atlet terbaik dan regenerasi atlet masa depan.

“Makanya selama ini mental juara atlet kita ttdak punya sama sekali, sehingga kita harus memiliki fisikolog yang serius guna melihat mental juang para atlet walaupun selama ini ada, namun tidak serius,” katanya lagi.

Disinggung mengenai harapan, Drg Yerzi mengatakan, ingin meraih dua medali emas pada ajang PON Aceh-Sumut nanti walau akan mendapat perlawanan dari atlet pulau Jawa khususnya Jatim..

“Ya walau mereka memiliki Pusdiklat khusus cabor panjat tebing, namun kita tetap semangat untuk bertanding guna meraih dua emas yang kami anggap realistis walau berlaga nanti ei provinsi Aceh,” pungkas Yerzi mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *