Musyawarah Cabang (Muscab) dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Gapeksindo (Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia) se-Sumatera Utara, berlangsung di Hotel Le Polonia Medan, Jumat (23/6//2023).

Gelar Muscab 2023, Gapeksindo Tingkatkan Hubungan dengan Mitra

MEDAN, DELITIMES.ID – Musyawarah Cabang (Muscab) dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Gapeksindo (Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia) se-Sumatera Utara, berlangsung di Hotel Le Polonia Medan, Jumat (23/6//2023).

Kegiatan mengangkat tema ‘Era Gapeksindo Muda’ dengan subtema: Meningkatkan keterhubungan dengan mitra Gapeksindo, serta dihadiri utusan dari 33 kabupaten dan kota.

“Tema tersebut memang kita angkat karena sudah cukup lama tidak berjumpa secara tatap muka. Terlebih ada beberapa DPC yang mungkin susunan kepengurusannya sudah berubah dan rasa perlu untuk menjadi penghubung agar antar DPC ke DPC, juga antar DPD ke DPC semakin erat hubungannya.” ucap Josua Farera Pangaribuan.

Lanjutnya, engagement atau keterhubungan antar daerah, antar pengurus dan antar personil menurutnya saat ini sangat di butuhkan. Karena, sangat sedikit hal yang dapat dilakukan secara sendiri-sendiri dan sebaliknya banyak hal dapat dilakukan secara bersama.

“Melalui acara ini, kita harus memberikan contoh dan memberikan semangat penuh kepada teman-teman di DPC dalam berorganisasi dan menjaga eksistensi Gapeksindo.” terang anak muda yang biasa disapa Jo ini.

Sementara itu, Ketum Gapeksindo Erikson Lumbantobing mengatakan, Muscab itu diselenggarakan karena selama tiga tahun ini dunia dilanda Covid-19. Sehingga hampir semua asosiasi babak-belur karenanya.

Akibatnya, seluruh asosiasi seperti Gapeksindo, Gapensi dan lainnya, mengalami penurunan anggotanya. Tidak hanya itu saja, regulasi-regulasi juga membuat hampir separuh energi habis tergerus.

“Oleh karenanya, kita membuat terobosan-terobosan ala Era Gapeksindo muda yang tahun 2018 sudah terbentuk dan kita rasakan keberadaannya sangat ajaib dengan ‘Jauhi Penjara Jauhi Neraka’, ” terang Erik yang digelar sebagai mentor.

Erik pada kesempatan itu juga memberikan pesan kepada para DPC-DPC yang akan dikukuhkan, bahwa budaya di dunia kontruksi adalah budaya buruk.

“Berapa banyak yang sudah masuk penjara karena prilaku-prilaku lama. Oleh karenanya, ada kata-kata bijak mengatakan, ‘budaya harus dilawan budaya’,” ujar Erik.

“Kita ini yang sudah senior masih budaya kolonial. Jadi, biarkan anak-anak muda yang tergabung di Era Gapeksindo Muda, berjalan dengan Budaya Milinial,” ucapnya.

Hadir dalam acara Muscab Gapeksindo itu di antaranya, utusan 33 kabupatem kota, Pinca Bank Rakyat Indonesia Jaya Simatupang, Pinca Bank BJB Risto Surbakti, Pegadaian, Jamkrido, alat berat Sany. (REL)

Bagikan :

Related Posts

No Content Available

Berita Terkini