MEDAN – Sebanyak 21 tim sepak bola pelajar SMP dari 21 kecamatan di Kota Medan mengikuti Gala Siswa Indonesia (GSI) 2025 tingkat Kota Medan yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan. Kompetisi yang digelar di Lapangan Sepakbola Cadika, Medan Johor, Selasa (15/7/2025) ini merupakan program Kemendikbud bekerja sama dengan PSSI untuk menjaring talenta muda berbakat di bidang sepak bola.
GSI 2025 yang berlangsung dari 15 hingga 19 Juli resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon dan tendangan bola pertama oleh Wali Kota. Hadir mendampingi antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba, Kepala Dispora T. Chairuniza, serta pimpinan perangkat daerah lainnya.
Rico Waas menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya melahirkan atlet berprestasi sejak dini. “Kami melihat banyak potensi atlet muda hebat di Kota Medan. Saya berharap para peserta GSI dapat menjadi atlet berprestasi dan kebanggaan Indonesia,” ujarnya.
Wali Kota mengingatkan bahwa semua peserta GSI sudah layak disebut juara. Oleh sebab itu, dalam pertandingan nanti, para siswa diharapkan menjunjung tinggi sportifitas dan fair play. “Anak Medan itu tangguh dan mampu bermain dengan sportif, bukan hanya mengejar juara tetapi juga mengembangkan diri menjadi lebih baik,” kata Rico.
Melihat keseriusan dan potensi anak-anak, Rico juga menitipkan pesan kepada KONI agar dapat mendukung dan menjaring atlet berbakat dalam ajang GSI. “Mari kita bersama-sama benahi sepak bola, mulai dari pembinaan hingga perhatian pada gizi dan masa depan atlet muda kita,” tambahnya.
Di sela pembukaan, Wali Kota juga mengajukan pertanyaan kepada beberapa peserta dan memberikan hadiah berupa satu set perlengkapan sepak bola lengkap kepada yang berhasil menjawab. Suasana pun semakin semarak dan penuh semangat.
Ketua Panitia Prayogi menjelaskan bahwa GSI merupakan bagian dari program revitalisasi persepakbolaan nasional. Kompetisi ini tidak hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga menanamkan nilai karakter positif seperti disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab pada siswa.
“Tujuannya adalah penguatan pendidikan karakter, mengembangkan minat dan bakat olahraga, serta menumbuhkan jiwa sportif dan tanggung jawab pada peserta didik,” jelas Prayogi.
GSI 2025 mengusung tema “Sinergi, Inovatif, dan Kreatif untuk Mengembangkan Talenta Olahraga Hebat Berkarakter.” Kompetisi ini berlangsung selama lima hari dengan diikuti 21 tim pelajar SMP dari seluruh kecamatan di Medan.
Usai pembukaan, Wali Kota Rico Waas menyaksikan langsung pertandingan perdana antara tim Kecamatan Medan Barat melawan Kecamatan Medan Johor. (ts)
























