JAKARTA, DELITIMES.ID – Rupiah akhirnya menembus level Rp18.000 per Dolar Amerika Serikat (AS). Pada Hari Kamis (4/6/2026), kurs Rupiah spot melemah Rp82 atau 0,46% menjadi Rp18.049 per Dolar AS.
Kurs Rupiah Jisdor bahkan melemah Rp108 atau 0,60% menjadi Rp18.039 per Dolar AS, dikutp dari kontan.id.
Tercatat, bahwa ini adalah kurs Rupiah paling lemah sepanjang sejarah Indonesia. Rupiah dan pasar saham sama-sama melemah lagi kemarin, Kamis (4/6/2026). Pasar saham mencapai level terendah dalam hampir enam tahun.
Aksi jual terjadi karena investor semakin waspada terhadap potensi penurunan outlook dan peringkat utang Indonesia. Harga minyak yang tinggi memperburuk keuangan negara. Sementara kekhawatiran akan intervensi pemerintah pada ekspor komoditas menyebabkan pasar menahan diri.
Selain Rupiah, sejumlah mata uang Asia juga turut melemah. Ringgit Malaysia melemah 0,50%. Dolar Taiwan melemah 0,12%. Won Korea melemah 0,10%. Rupee India melemah 0,06%. Dolar Singapura melemah 0,02%.
Mata uang Asia masih ada yang menguat. Baht Thailand menguat 0,25%. Peso Filipina menguat 0,20%. Yen Jepang menguat 0,11%. Yuan China menguat 0,02%. Dolar Hong Kong menguat 0,02%.
Indeks Dolar yang mencerminkan nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini melemah 0,16% menjadi 99,37. (REL)















