Investasi Melonjak, UMKM Tumbuh: Tahun Pertama Rico–Zaki Dinilai Perkuat Fondasi Ekonomi Medan

MEDAN, delitimes.id – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menunjukkan capaian positif di sektor perekonomian. Indikatornya terlihat dari pertumbuhan UMKM yang semakin aktif serta lonjakan realisasi investasi yang melampaui target pemerintah daerah.

Kota Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia dinilai berhasil menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika nasional. Realisasi investasi sepanjang 2025 bahkan hampir menyentuh dua kali lipat dari target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), target investasi tahun 2025 sebesar Rp7,635 triliun. Namun hingga Triwulan IV 2025, realisasi yang tercatat mencapai Rp14,599 triliun atau sekitar 200 persen dari target awal. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Medan.

Pemerhati Ekonomi Sumatera Utara, Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si., menilai capaian tersebut tidak terlepas dari strategi kepemimpinan yang berfokus pada kemudahan berusaha dan kepastian regulasi.

“Lonjakan investasi ini menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan berjalan ke arah yang lebih baik. Investor tentu melihat stabilitas, kemudahan perizinan, serta kepastian hukum sebelum menanamkan modalnya,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu menambahkan, digitalisasi pelayanan publik yang terus diperkuat turut memberikan dampak signifikan dalam mempercepat proses administrasi dan meningkatkan efisiensi birokrasi.

Menurutnya, pertumbuhan investasi akan memberikan efek berganda (multiplier effect), mulai dari pembukaan lapangan kerja baru hingga meningkatnya daya beli masyarakat.

Di sisi lain, geliat UMKM juga menunjukkan perkembangan yang konsisten. Berbagai program dan kegiatan yang difasilitasi pemerintah kota, seperti Car Free Day dan Car Free Night, dinilai menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Ketika pemerintah hadir memberikan ruang promosi dan dukungan digitalisasi, maka dampaknya akan langsung terasa pada perputaran ekonomi masyarakat,” jelas Supriadi.

Ia berharap tren positif pada tahun pertama kepemimpinan Rico–Zaki dapat terus dijaga dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Fondasi sudah terlihat cukup kuat. Ke depan, konsistensi kebijakan dan inovasi menjadi kunci agar pertumbuhan ini berkelanjutan,” tutupnya. (ts)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini