Josef Yus : Target 5 Emas akan Saya Jadikan Ajang Terakhir di PON Aceh-Sumut

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

MEDAN, DELITIMES.ID – Keberadaan Josef Yus sebagai kepala pelatih cabor judo dan Sekum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumut, ternyata tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya dalam menjadikan atlet berbakat untuk mengikuti berbagai event baik regional, nasinal dan internasional.

Hal itu dibuktikan dari keseriusannya saat memulai jadi atlet judo sejak tahun 1970 silam walau bermula dari orang tua bernama Paulus Yus yang meraih prestasi juara junior nasional di kelas 61 kg putra dan kelas bebas putra di Bandung Jabar tahun 1979.

“Saya mengenal olahraga judo lewat ayah saya. Ia seorang ayah yang tangguh menurut saya. Apalagi dia juga pernah meraih prestasi maksimal untuk Sumut dari cabor juda pada PON IV Sulsel,” katanya saat ditemui di Medan, Jumat (20/1).

Dikatakan, dan lewat keseriusannya dicabor judo dirinya dipercaya menjabat pelatih judo Sumut sejak tahun 2006 silam guna membina atlet junior dan senior untuk dijadikan atlet tangguh untuk dipersiapkan membela nama baik Sumut diajang nasional khususnya saat PON Kaltim dan Riau beberapa tahun silam..

“Sementara untuk PON Aceh-Sumut 2024 mendatang, saya sudah menyiapkan beberapa atlet kualitas dengan tiga katagori yaitu, super prioritas, prioritas dan pemula serta nomor kataĺ sehingga menargetkan 5 medali emas sesuai program yang sudah disiapkan,” ucapnya Ketua Pengkot PJSI Medan sejak 2021 lalu tersebut, .

Menurut Josef, setelah 72 tahun lamanya, kini PON siap dugelar di Aceh-Sumut. Artinya kesempatan tersebut tak ingin ia sia-siakan. Apalagi PON 2024 mendatang itu merupakan ajang terakhir baginya membawa daerah ini berlaga dipentas nasional, sehingga harus berbuat sebaik mungkin.

“Belum tau kedepan masih ada. Jadi selaku pelatih dan insan judo Sumut, saya harus tunjukkan ke nasional kalau predikat terbaik harus kita bawa ke Sumut. Apalagi kita tampil sebagai tuan rumah ajang multi event bersama Aceh,” ucapnya yang juga sebagai Sekum Pengprov Sumut sejak 2022 lalu itu.

Disinggung mengenai PON Aceh-Sumut XXI 2024 mendatang, PJSI daerah ini sudah menyiapkan beberapa atlet kualitas dengan tiga katagori yaitu, super prioritas, prioritas dan pemula serta nomor kata sehingga berani menargetkan 5 medali emas sesuai program yang sudah disiapkan.

“Seperti atlet kita atas nama Helena Susyen yang sebelumnya menjuarai kejuaraan judo berlevel nasional, ditetapkan KONI Sumut masuk kategori atlet super prioritas,” kata Josef yang juga menjabat sebagai Ketua Pengkot PJSI Medan sejak 2021 lalu tersebut,

Menurut Josef saat ini, ia tidak sendiri menjadikan atlet judi handal, tapi ia dibantu oleh Kabid Binpres Eka Setia Wirawan Siregar. Maka dari itu, pengurus PJSI Sumut keberhasilan pejudo daerah ini bisa meraih medali dikejuaraan judo berlevel Asean, pada awal Januari 2023 lalu, bisa menjadi sinyal untuk meraih medali emas PON XXI 2024.

Begitu juga diajang South East Asia Judo Championship 2023 yang diikuti peserta dari negara-negara Asean di Sunshine Square Banquet Hall, Bayan Lepas Penang pada 8 Januari lalu, pejudo putri Sumut Helena Susyen yang menyandang gelar juara Kejurnas Piala Menpora 2022 misalnya, dibina cukup lama mulai dari level PPLP kembali menunjukkan prestasi dengan menyabet medali perak. Ditambah dua pejudo lainnya, Gusti Gowasa dan Jihan S Lubis meraih medali perunggu.

“Prestasi ini, tidak muncul begitu saja, apalagi pembinaan tidak mudah dimana harus ada pembinaan berjenjang, dalam rentang 4 sampai 5 tahun, sehingga terciptanya atlet berprestasi,” tambahnya.

Dan guna menyongsong PON Sumut-Aceh, PJSI Sumut memprogramkan try-out dan pelatihan di luar negeri, rencananya ke Jepang. PJSI Sumut sudah menjajakinya melalui Konjen Jepang di Sumut.

Sebab menurutnya, judo Sumut mencatat sejarah baru dalam pembinaan, dimana untuk pertama kali, tiga pejudo Sumut dipanggil PB PJSI mengikuti Pelatnas.

“Dengan bergabung di Pelatnas, kita berharap kemampuan pejudo Sumut bakal meningkat pesat,” ujar Josef Yus. Diharapkan, peluang meraih 5 medali emas yang ditargetkan dalam PON 2024, kian terbuka. Ketiga atlet yang dipanggil Pelatnas, adalah Helena Susyen, Nanda Olivia Banurea, dan Winner Panggabean.

Josef Yus berharap, Pemprovsu harus bisa menggalang dana CSR dari perusahaan besar yang ada di Sumut untuk persiapan atlet Sumut ke PON .

“Saya gembira masalah CSR untuk olahraga sudah dibahas dalam rapat kordinasi di rumah dinas Gubsu, diharapkan bisa terwujud,” ujar Josef.

Diungkapkan, dalam PON XXI, PJSI Sumut akan menampilkan atlet pada nomor pertandingan kata (jurus).

“Kita akan tampil nomor Kata, sebab jurus ini dinilai ada potensi dan peluang medali. Makanya kita sudah melatih atletnya dengan serius,” pungkasJosef Yus yang juga Korwil Barat PB PJSI 2022 mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Josef Yus : Target 5 Emas akan Saya Jadikan Ajang Terakhir di PON Aceh-Sumut

MEDAN, DELITIMES.ID – Keberadaan Josef Yus sebagai kepala pelatih cabor judo dan Sekum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumut, ternyata tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya dalam menjadikan atlet berbakat untuk mengikuti berbagai event baik regional, nasinal dan internasional.

Hal itu dibuktikan dari keseriusannya saat memulai jadi atlet judo sejak tahun 1970 silam walau bermula dari orang tua bernama Paulus Yus yang meraih prestasi juara junior nasional di kelas 61 kg putra dan kelas bebas putra di Bandung Jabar tahun 1979.

“Saya mengenal olahraga judo lewat ayah saya. Ia seorang ayah yang tangguh menurut saya. Apalagi dia juga pernah meraih prestasi maksimal untuk Sumut dari cabor juda pada PON IV Sulsel,” katanya saat ditemui di Medan, Jumat (20/1).

Dikatakan, dan lewat keseriusannya dicabor judo dirinya dipercaya menjabat pelatih judo Sumut sejak tahun 2006 silam guna membina atlet junior dan senior untuk dijadikan atlet tangguh untuk dipersiapkan membela nama baik Sumut diajang nasional khususnya saat PON Kaltim dan Riau beberapa tahun silam..

“Sementara untuk PON Aceh-Sumut 2024 mendatang, saya sudah menyiapkan beberapa atlet kualitas dengan tiga katagori yaitu, super prioritas, prioritas dan pemula serta nomor kataĺ sehingga menargetkan 5 medali emas sesuai program yang sudah disiapkan,” ucapnya Ketua Pengkot PJSI Medan sejak 2021 lalu tersebut, .

Menurut Josef, setelah 72 tahun lamanya, kini PON siap dugelar di Aceh-Sumut. Artinya kesempatan tersebut tak ingin ia sia-siakan. Apalagi PON 2024 mendatang itu merupakan ajang terakhir baginya membawa daerah ini berlaga dipentas nasional, sehingga harus berbuat sebaik mungkin.

“Belum tau kedepan masih ada. Jadi selaku pelatih dan insan judo Sumut, saya harus tunjukkan ke nasional kalau predikat terbaik harus kita bawa ke Sumut. Apalagi kita tampil sebagai tuan rumah ajang multi event bersama Aceh,” ucapnya yang juga sebagai Sekum Pengprov Sumut sejak 2022 lalu itu.

Disinggung mengenai PON Aceh-Sumut XXI 2024 mendatang, PJSI daerah ini sudah menyiapkan beberapa atlet kualitas dengan tiga katagori yaitu, super prioritas, prioritas dan pemula serta nomor kata sehingga berani menargetkan 5 medali emas sesuai program yang sudah disiapkan.

“Seperti atlet kita atas nama Helena Susyen yang sebelumnya menjuarai kejuaraan judo berlevel nasional, ditetapkan KONI Sumut masuk kategori atlet super prioritas,” kata Josef yang juga menjabat sebagai Ketua Pengkot PJSI Medan sejak 2021 lalu tersebut,

Menurut Josef saat ini, ia tidak sendiri menjadikan atlet judi handal, tapi ia dibantu oleh Kabid Binpres Eka Setia Wirawan Siregar. Maka dari itu, pengurus PJSI Sumut keberhasilan pejudo daerah ini bisa meraih medali dikejuaraan judo berlevel Asean, pada awal Januari 2023 lalu, bisa menjadi sinyal untuk meraih medali emas PON XXI 2024.

Begitu juga diajang South East Asia Judo Championship 2023 yang diikuti peserta dari negara-negara Asean di Sunshine Square Banquet Hall, Bayan Lepas Penang pada 8 Januari lalu, pejudo putri Sumut Helena Susyen yang menyandang gelar juara Kejurnas Piala Menpora 2022 misalnya, dibina cukup lama mulai dari level PPLP kembali menunjukkan prestasi dengan menyabet medali perak. Ditambah dua pejudo lainnya, Gusti Gowasa dan Jihan S Lubis meraih medali perunggu.

“Prestasi ini, tidak muncul begitu saja, apalagi pembinaan tidak mudah dimana harus ada pembinaan berjenjang, dalam rentang 4 sampai 5 tahun, sehingga terciptanya atlet berprestasi,” tambahnya.

Dan guna menyongsong PON Sumut-Aceh, PJSI Sumut memprogramkan try-out dan pelatihan di luar negeri, rencananya ke Jepang. PJSI Sumut sudah menjajakinya melalui Konjen Jepang di Sumut.

Sebab menurutnya, judo Sumut mencatat sejarah baru dalam pembinaan, dimana untuk pertama kali, tiga pejudo Sumut dipanggil PB PJSI mengikuti Pelatnas.

“Dengan bergabung di Pelatnas, kita berharap kemampuan pejudo Sumut bakal meningkat pesat,” ujar Josef Yus. Diharapkan, peluang meraih 5 medali emas yang ditargetkan dalam PON 2024, kian terbuka. Ketiga atlet yang dipanggil Pelatnas, adalah Helena Susyen, Nanda Olivia Banurea, dan Winner Panggabean.

Josef Yus berharap, Pemprovsu harus bisa menggalang dana CSR dari perusahaan besar yang ada di Sumut untuk persiapan atlet Sumut ke PON .

“Saya gembira masalah CSR untuk olahraga sudah dibahas dalam rapat kordinasi di rumah dinas Gubsu, diharapkan bisa terwujud,” ujar Josef.

Diungkapkan, dalam PON XXI, PJSI Sumut akan menampilkan atlet pada nomor pertandingan kata (jurus).

“Kita akan tampil nomor Kata, sebab jurus ini dinilai ada potensi dan peluang medali. Makanya kita sudah melatih atletnya dengan serius,” pungkasJosef Yus yang juga Korwil Barat PB PJSI 2022 mengakhiri. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *