MEDAN, DELITIMES.ID – Lewat angkatan terbaik, kontingen Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Medan berhasil menguasai penggung Kejuaraan Daerah (Kejurda) cabor angkat berat yang dilangsungkan di Gedung PABSI Sumut 24-25 Juni 2023.
Pada Kejurda yang digelar Pabersi Sumut tersebut, Medan berhasil meraih tujuh medali emas dan satu perunggu. Sementara diposisi kedua, dipegang Tapsel dengan dua emas, dua perak dan satu perunggu. Sedangkan tempat ketiga diraih Dsliserdang dengan dua medali emas dan satu perak.
Adapun medali emas untuk Medan dihasilkan atlet putra yaitu, Fernando Sihotang melalui Squat 360 kg, Bench Press 200 kg, Deadlift 260 kg dengan total angkatan 820 kg dan Faebolo Dodo Gowasa, Sequat 260 kg, Bench Press 140 kg dan Deatliff 230 kg dengan total keseluruhan angkatan 630 kg.
Sementara emas putri dari kelas 52 kg diraih Angel Serapina Waty dengan total angkatan 405 kg. Kelas 57 kg diraih Siti Fadhila dengan total angkatan 330 kg. Kelas 63 kg dipegang Luwigita Susila total angkakatan 450 kg. Kelas 84 kg, Desni Sitohang total angkatan 585 kg. Kelaa 84+ diraih Maria Louisoichie total angkatan 420 kg. Sedangkan satu perunggu dari kelas 74 kg untuk Medan dipegang oleh Annisya.
Sedangkan satu emas putra dari kelas 93 Tapsel diraih oleh Saidina Soleh dan kelas 74 putri diraih, Ida Nerlin Nduru. Sedangkan dua perakdihasilkan oleh Jefri perak daei kelas 83 kg putra dan Aisah kelas 84 perak putri serta satu perunggu dipersembahkan oleh Luvi dari
kelas 93 kg putra. Dan dua emas Deliserdang diperoleh M Irfan dari kelas 120 kg serta Reza Rizaldi dari kelas 74 dan medali perak diraih Febrison Hutauruk kelas 93 kg putra.
Sekum Pabersi Sumut, Rico Goncalwes Sirait SH.MH mengatakan, Kejurda diikuti 13 kabupaten kota yaitu, Madina, P Sidimpuan, Tapsel, Simalungun, Siantar, Labuhan Batu, Batubara, Asahan, Tebing Tinggi, Sergai, Deliserdang, Binjai dan tuan rumah Medan.
Adapun jumlah atlet sebanyak 65 putra- putri dengan mempertandingkan 13 kelas diantaranya tujuh kelas putra, yakni kelas 66, 74, 83, 93,105,120 dan 120+. Sedangkan untuk putri ada enam kelas antara lain, kelas 52, 57, 63, 74, 84 dan 84+.
Sementara Kepala Pelatih Angkat Berat Pabersi Sumut, Niki Kardopa mengatakan, dari event Kejurda yang baru usai terlihat ada beberapa atlet bagus baik fostur, fisik dan tehnik.
“Artinya banyak atlet daerah baik putra-putri potensial mulai berkembang yang siap dibina msnjadi atlet handal kedepan seperti, Deliserdang, Tapsel, Asahan dan Batubara,” kata Niki serius
Sementara Sekum KONI Sumut, Muchrid Nasution sebelum menutup Kejurda mengatakan, salut kepada Pabersi Sumut yang mana sangat perduli dengan atlet-atletnya dan wajib diacungkan jempol.
“Sewaktu saya menjadi ketua PABBSI Medan beberapa tahun silam dan sebelum terpisah antara angkat berat, angkat besi dan binaraga, beda dengan yang dilakukan Pengprov Pabersi Sumut,” kata Muchrid serius.
Sebab tambah Muchrid, bahwa Pabersi telah memenuhi segala kebutuhan atlet seperti, bonus bagi peraih medali, penginapan, puding, uang saku dan suplemen.
“HHalitu saya dengar langsung pernyataan dari Sekum Pabersi, Rico Goncalwes Sirait. Artinya kalau bisa semua pengurus cabor handaknya bisa melakukan apa yang dibuat Pabersi agar atlet tetal semangat berlatih,” ucapnya lagi.
Diakhir kata, Coki meminta kepada seluruh atlet agar tetap serius berlatih, sebab olahraga angkat berat merupakan cabor terukur. Apalagi para atlet yang tergabung di Pelatihan Daerah (Pelatda) program KONI Sumut terdiri dari delapan putra dan lima putri harus tetap semangat berlatih.
“Sekali lagi jadikanlah Kejurda ini sebagai tolak ukur menuju kedepan yang lebih baik. Apalagi saya lihat Banyak pendatang baru khususnya putri,” pungkas sekum KONI Sumut itu mengakhiri. (dimitri)














