MEDAN, DELITIMES ID – Kontingen kota Medan telah memastikan diri tampil sebagai juara umum pada ajang Pekan Paralimpik Provinsi Sumatera Utara (Peparprovsu) II/2023.
Dalam perolehan medali akhir, National Paralympic Committee -(NPC) Medan, berhasil mengumpulkan 66 medali emas, 27 perak, dan 30 perunggu, sekaligus berhak memboyong piala tetap juara umum.
Dari 12 cabor yang dipertandingkan, Medan unggul di sejumlah cabor seperti atletik, boccia, renang, catur, dan judo. Torehan ini sekaligus sukses Medan pertahankan juara umum Peparprovsu yang pernah diukir pada 2017 silam.
Ketua NPC Kota Medan, Zainul Kahfi didampingi ketua kontingen Erwin Yusuf Nasution mengapresiasi perjuangan para atlet dan offcial yang turut mengantarkan Kota Medan juara umum untuk kedua kalinya. Ini adalah prestasi membanggakan bagi NPC maupun atlet, sekaligus awal mula yang baik menuju Peparnas 2024.
“Ini sesuai dengan target kontingen NPC Medan kembali pertahankan juara umum. Saya bangga dengan perjuangan mereka, dan juga kerja keras official. Ini adalah penghargaan yang pantas buat kami,” kata Zainul pada acara penutupan, Sabtu (13/5/2023) malam.
Sebelumnya, Peparprovsu 2023 resmi ditutup Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting yang berlangsung di Aula Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPVBBL) Sabtu (13/5/2023) malam.
Menurut Alan, ajang Peparprov adalah awal mula bagi atlet untuk menuju event lebih tinggi, terutama menyongsong Peparnas 2024. Alan juga mengingatkan kepada atlet untuk tidak berpuas diri dan terus mengasah lebih kemampuan sebelum berlaga di peparprov.
“Saya juga mengajak semua pengurus NPC kabupaten dan kota kiranya usai Peparprov ini jangan lama beristirahat, lanjutkan program latihan. Mengingat event Peparprov menyisakan satu tahun lagi,” ujar Alan.
Alan juga mendorong agar NPC kabupaten dan kota memiliki ambisi dan target membina atlet potensial yang bisa membela kontingen Indonesia mulai ajang ASEAN Para Games hingga paralimpik.
“Jangan hanya Medan dan Deli Serdang, kami pengurus NPC mau semua kabupaten dan kota di Sumut bisa melahirkan atlet dunia, seperti atlet NPC Deli Serdang Putri Aulia tembus hingga ke Paralimpik,” pesannya.
Disisi lain Alan juga menilai kualitas dan kuantitas Peparprov tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal itu terbukti dari dominasi Medan di tiap cabor bisa disaingi daerah lain.
Termasuk kontingen yang mampu menembus posisi lima besar klasemen perolehan medali, seperti Asahan, Sergai, dan Binjai.
“Dari perolehan ranking medali, ada juara baru lahir seperti Asahan, menyusul Binjai dan Sergai mampu masuk lima besar Ini menandakan persaingan peparprov Sumut semakin ketat. Makanya, ke depan jangan hanya Medan dan Deli Serdang yang bisa mengirim atletnya ke pelatnas. Harapan kita NPC kabupaten/kota bisa mengisi ke pelatnas. Apalagi adek – adek ini menggantikan atlet senior yang saat ini berada di Pelatnas,” pesan Alan.
Sebelumnya ketua PB Peparprovsu 2023, Maimun Masri mengatakan, event yang berlangsung 10 – 14 Mei berjalan aman, lancar, tertib, dan terkendali.
Pihaknya juga mengapresiasi kerja keras panitia termasuk pengelola BBPPMPVBBL yang telah mendukung sarana dan prasarana lomba serta penginapan kontingen.
“Terima kasih juga kami ucapkan kepada pengurus NPC kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi mengirimkan atletnya bertanding di Peparprovsu. Semoga pelaksanaan di tahun selanjutnya lebih meriah dan sukses,” kata Maimun.
Sementara itu, berada di posisi dua klasemen akhir perolehan Medali adalah NPC Kabupaten Deli Serdang dengan mengumpulkan 33 emas, 23 perak, dan 9 perunggu.
Kemudian posisi tiga Asahan dengan 15 emas, 1 perak, 4 perunggu. Peringkat empat adalah kota Binjai dengan 10 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Serdang Bedagai melengkapi peringkat lima besar dengan 8 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Pada closing ceremony Peparprovsu 2023 malam itu, turut dihadiri Kabid PPO Disporasu, Budi Syahputra, Kadispora Sergai, Akmal Koto, perwakilan Dispora Deli Serdang, Budi Priyatama, perwakilan BBPPMPVBBL, dan jajaran ketua dan pengurus NPC kabupaten/kota. (dimitri)














