Ilustrasi (foto/Detik)

Partai Gerindra Puncaki Survei Elektabilitas Parpol, PDI dan Golkar Menyusul

JAKARTA, DELITIMES.ID – Partai Gerindra memuncaki survei elektabilitas parpol yang digelar Poltracking, disusul PDIP dan Partai Golkar.

Survei Poltracking dilakukan pada 30 September sampai 7 Oktober 2026. Responden merupakan warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih (berusia lebih dari sama dengan 17 tahun atau sudah menikah).

Metode sampel menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dari 1.220 responden dengan margin of error +/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan dengan tatap muka.

“Elektabilitas Gerindra tertinggi, kemudian disusul PDIP, Golkar, PKB, kemudian PKS, Demokrat, NasDem,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, dilihat di YouTube Poltracking, dikutip dari Detik, Selasa (20/10/2026).

Dia mengatakan, berdasarkan data tersebut, Gerindra hingga NasDem berpotensi masuk kembali ke parlemen. Hal itu, menurut dia, jika ambang batas parlemen tetap berada di angka 4%.

“Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP, dan Geindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4%, karena angka mereka ada di 4% atau lebih,” ujar Hanta.

Berdasarkan hasil survei Poltracking, lima besar elektabilitas tertinggi parpol adalah: Partai Gerindra 22,9%, PDI Perjuangan 13,4%, Partai Golkar 9,1%, PKB 7,1%, dan PKS 5,8%.

Kemudian masuk 10 besar masing-masing: Partai Demokrat 5,4%, Partai NasDem 3,9%, PSI 2,9%, PAN 2,2%, dan PPP 1,6%.

Di luar 10 besar adalah: Partai Perindo 0,5%, Partai Gelora 0,3%, Partai Hanura 0,2%, Partai Ummat 0,1%, PBB 0,1%, Partai Garuda 0,1%, PKN 0,1%, dan Partai Buruh 0,1%.

Sedangkan yang tidak tahu/tidak jawab mencapai 24,2%. (REL)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini