Pemko Medan Apresiasi Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Rumah Ibadah

MEDAN – Pemko Medan menyambut positif pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bencana yang digelar oleh HFI HUB Sumatera Utara (USAID – HFI Steady) di Masjid Ar Rahman, Jalan Brigjen Katamso, Gang Pelita II, Medan Maimun, Sabtu (11/1). Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kota Medan, khususnya di daerah rawan bencana, agar lebih tangguh menghadapi bencana yang mungkin terjadi.

Wali Kota Medan Bobby Nasution, melalui Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, menyatakan bahwa pelatihan dan simulasi ini sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai tanggap bencana. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Medan, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, dapat lebih siap dan tanggap saat terjadi bencana,” ujar Yunita Sari saat membuka acara.

Yunita menjelaskan bahwa Kecamatan Medan Maimun, yang kerap dilanda banjir kiriman, memerlukan pengetahuan khusus mengenai cara menghadapi bencana alam tersebut. “Saat bencana terjadi, reaksi cepat dari masyarakat sangat penting. Jika menunggu petugas, tentunya akan memerlukan waktu. Oleh karena itu, BPBD berperan sebagai koordinator untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada,” jelasnya.

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Yunita menambahkan bahwa tiga kelompok yang rentan saat bencana terjadi, yakni balita, lansia, dan penyandang disabilitas, harus mendapat perhatian lebih. “Penting untuk memastikan setiap anggota keluarga mengetahui peran dan tanggung jawabnya saat bencana terjadi, agar tidak terjadi kepanikan,” sebut Yunita.

Kegiatan pelatihan dan simulasi ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Januari 2025, dengan fokus pada pemberian pengetahuan mengenai kesiapsiagaan, mitigasi bencana, dan cara menyelamatkan diri serta orang lain saat terjadi bencana.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua AMCF Ahmad Faisal, Ketua BKM Masjid Ar Rahman Azhari, serta sejumlah tokoh masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi segala potensi bencana yang mungkin terjadi di masa depan. (ts)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini