PKNU Minta Walikota Medan Realisasikan Berobat Gratis, Bukan Kampanye

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

MEDAN, DELITIMES.ID – Ketua Harian Pergerakan Kader Nahdlatul Ulama (PKNU) Sumut, Aulia Andri meminta Walikota Medan, Bobby Afif Nasution agar merealisasikan program kesehatan gratis bagi warga Medan.

Dan sebelumnya, Walikota Medan menyatakan mulai 1 Desember 2022 lusa, warga Medan yang mempunyai KTP dapat berobat gratis di fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah.

“Itukan baru omongan, karena baru tandatangan kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dan hal itu biasa dan selalu dilakukan banyak kepala daerah. Jadi masih perlu dibuktikan lagi omongan ini,” kata Aulia Andri pada wartawan di Medan, Selasa (29/11/2022).

Aulia menilai pemberian fasilitas gratis bagi warga Kota Medan tidak mudah. Jumlah penduduk Kota Medan yang diatas 3 juta jiwa membutuhkan biaya yang sangat besar jika mau memberikan fasilitas berobat gratis.

“Tolonglah, jangan buat statemen PHP. Kenyataannya masih banyak warga Medan yang belum mendapatkan fasilitas kesehatan gratis selama ini. Jadi direalisasikan saja, bukan dikampanyekan. Lucu sekali jadinya, sekali ketemu dengan BPJS Kesehatan langsung persoalan kesehatan dianggap selesai,” kata Aulia lagi.

Sebelumnya, Walikota Medan Bobby Nasution menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Kota Medan Sari Quratul Aini di Balai Kota Medan, Senin (28/11/2022).

Pertemuan tersebut dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan antara Pemko Medan dan BPJS Kota Medan tentang Penetapan Peserta Awal Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah Kota Medan dalam Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2022-2023.

“Saya minta Pak Asisten Pemerintahan sampaikan ke semua jajaran baik dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga ke lingkungan untuk mensosialisasikan hal ini,” kata Bobby serius.

Dengan adanya kerja sama dengan BPJS tambah Bobby agar tidak ada lagi masyarakat yang ketakutan untuk datang ke fasilitas layanan kesehatan karena masalah ekonomi yang dirasa kurang memadai. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PKNU Minta Walikota Medan Realisasikan Berobat Gratis, Bukan Kampanye

MEDAN, DELITIMES.ID – Ketua Harian Pergerakan Kader Nahdlatul Ulama (PKNU) Sumut, Aulia Andri meminta Walikota Medan, Bobby Afif Nasution agar merealisasikan program kesehatan gratis bagi warga Medan.

Dan sebelumnya, Walikota Medan menyatakan mulai 1 Desember 2022 lusa, warga Medan yang mempunyai KTP dapat berobat gratis di fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah.

“Itukan baru omongan, karena baru tandatangan kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dan hal itu biasa dan selalu dilakukan banyak kepala daerah. Jadi masih perlu dibuktikan lagi omongan ini,” kata Aulia Andri pada wartawan di Medan, Selasa (29/11/2022).

Aulia menilai pemberian fasilitas gratis bagi warga Kota Medan tidak mudah. Jumlah penduduk Kota Medan yang diatas 3 juta jiwa membutuhkan biaya yang sangat besar jika mau memberikan fasilitas berobat gratis.

“Tolonglah, jangan buat statemen PHP. Kenyataannya masih banyak warga Medan yang belum mendapatkan fasilitas kesehatan gratis selama ini. Jadi direalisasikan saja, bukan dikampanyekan. Lucu sekali jadinya, sekali ketemu dengan BPJS Kesehatan langsung persoalan kesehatan dianggap selesai,” kata Aulia lagi.

Sebelumnya, Walikota Medan Bobby Nasution menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Kota Medan Sari Quratul Aini di Balai Kota Medan, Senin (28/11/2022).

Pertemuan tersebut dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan antara Pemko Medan dan BPJS Kota Medan tentang Penetapan Peserta Awal Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah Kota Medan dalam Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2022-2023.

“Saya minta Pak Asisten Pemerintahan sampaikan ke semua jajaran baik dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga ke lingkungan untuk mensosialisasikan hal ini,” kata Bobby serius.

Dengan adanya kerja sama dengan BPJS tambah Bobby agar tidak ada lagi masyarakat yang ketakutan untuk datang ke fasilitas layanan kesehatan karena masalah ekonomi yang dirasa kurang memadai. (dimitri)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *