Rutan Medan Diguncang! AKTA Bongkar Dugaan Perlakuan Khusus & Anggaran Makanan Rp23 Miliar, Menteri Agus Diminta Evaluasi Karutan

Medan, DELITIMES.ID – Skandal mencengangkan mulai terkuak dari balik tembok Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan. Dugaan adanya “fasilitas VIP” bagi tahanan korupsi memicu kemarahan publik. Aliansi Aktivis Kota (AKTA) pun angkat suara keras dan mendesak Agus Andrianto untuk segera turun tangan.

AKTA secara terang-terangan menyoroti kinerja Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, yang diduga memberikan perlakuan istimewa kepada tahanan tertentu, termasuk tersangka korupsi Topan Ginting.

Tak berhenti di situ, AKTA juga membongkar dugaan lain yang tak kalah mengejutkan: proyek pengadaan makanan warga binaan dengan nilai fantastis mencapai Rp23 miliar yang disinyalir beraroma korupsi.

Ini bukan sekadar pelanggaran—ini skandal! Kalau benar ada fasilitas khusus bagi koruptor, ini bentuk penghinaan terhadap hukum dan rakyat. Ditambah lagi dugaan permainan anggaran makanan napi, ini harus diusut tuntas!” tegas Koordinator AKTA, Ari Gusti.

AKTA menilai praktik ini menunjukkan adanya “dua wajah hukum” di dalam lembaga pemasyarakatan: keras ke rakyat kecil, namun lunak terhadap pelaku kejahatan kelas kakap.

Situasi ini, menurut mereka, bukan hanya soal pelanggaran internal, tetapi sudah menyentuh krisis kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kalau Menteri tidak bergerak cepat, publik berhak curiga—ada apa sebenarnya di balik Rutan Medan?” lanjutnya.

AKTA mendesak audit total, investigasi independen, hingga pencopotan jabatan bagi pihak-pihak yang terlibat. Mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran.

Hingga kini, pihak Rutan Kelas I Medan belum memberikan klarifikasi resmi.

AKTA memastikan tidak akan tinggal diam. Gelombang aksi besar disebut-sebut tengah disiapkan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Jika ini dibiarkan, keadilan hanya jadi slogan kosong,” tutup AKTA.

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini