SERGAI, DELITIMES.ID – Masyarakat di Desa Pematang Setrak dan Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu Serdang Bedagai, merasa resah dan senantiasa merasa takut melintasi Jalan di Simpang Makmur, Bogak kecil Desa Matapao. Hal itu karena sudah hampir 6 tahun jalan itu tidak pernah ada terpasangi lampu.
Akibat suasana gelap gulita, di jalan itu sering terjadi kecelakaan berbagai jenis kendaraan, dari roda dua hingga roda empat. Selain itu, pernah juga terjadi perampokan dan begal. Jika di atas pukul 21.00 WIB, kata warga, mereka sudah jantungan melintasi jalan gelap gulita yang di sebelah kiri kanan tanaman Pohon Sawit.
Sumiati (70) warga Dusun II Desa Pasar Baru, Rabu (6/3/2024), mengatakan, masyarakat sangat berharap agar pemerintah segera memasang lampu jalan, sehingga menjadi terang benderang. “Sehingga masyarakat juga tidak lagi merasa takut melintas dan beraktivitas,” ujar Sumiati didampingi anaknya Siti Aisyah.
Harapan yang sama juga terlontar dariNurhayati (54) yang sehari-hari menjual rujak persis depan Simpang Makmur. “Cepatlah dipasang lampu agar jangan lagi terjadi kecelakaan maupun tindakan kejahatan di malam hari. Cukup menakutkan memang melintas di jalan ini pada malam hari. Suasananya gelap sekali dan sering pula ada peristiwa-peristiwa yang menakutkan,” ungkapnya.
PPJ
Nurhayati juga merasa heran sekaligus mempertanyakan, ke mana uang PPJ (pajak penerangan jalan) yang mereka bayarkan. “Sebagai pelanggan pemakai jasa PLN tiap bulan dan setiap pembelian pulsa token PLN kami kena pungut pajak penerangan jalan (PPJ) sebesar 10 persen. Namun kenapa lampu jalan di sini hingga mencapai 7 tahunan tidak pernah ada. Ke mana dana PPJ tersebut,” ungkapnya dengan nada heran.
“Benar itu Pak. Malam gelap gulita di jalan Desa Matapao ini. Cuma sebahagian saja terpasang lampu. Selebihnya belasan tiang tidak ada lampunya. Sehingga menakutkan sekali jika ingin keluar rumah menuju Desa Pasar Baru maupun Desa Matapao melalui Jalan Simpang Makmur itu,” lanjutnya.
Ia menyebut, peristiwa perampokan pernah terjadi. Begitu juga kecelakaan sudah tidak bisa terhitung lagi. Sehingga Siti Nurhasada (20) warga Desa Pematang Setrak berharap, pemerintah tidak menutup mata, telinga. “Serta dapat segera memasang bola lampu. Sehingga masyarakat tidak dihantui rasa takut melintasi jalan tersebut,” imbuhnya. (RED)
























