JAKARTA, DELITIMES.ID – Survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) terkait Pilpres 2024, menempatkan Prabowo Subianto sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi. Kemudian pada posisi kedua ada Ganjar Pranowo ketiga Anies Baswedan.
Bahkan saat ada simulasi ‘head to head’, Prabowo Subianto terpilih sebagai pemenang dengan angka di atas 50 persen. Simulasi ‘head to head’ itu mempertemukan masing-masing calon yang selalu masuk tiga besar, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Salah satu pertanyaan dalam survei adalah, “Seandainya Pilpres 2024 hanya diikuti 2 calon presiden, yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, siapakah yang akan dipilih?”
Hasilnya:
- Prabowo Subianto 51,6% responden
- Ganjar Pranowo 38,5% responden
- Tidak tahu 9,9% responden
“Hasil survei LSN menunjukkan bahwa Prabowo Subianto akan keluar sebagai pemenang apabila hanya diikuti dua calon (Prabowo dan Ganjar),” kata peneliti Lembaga Survei Nasional, Gema Nusantara Bakry, Kamis (4/5/2023).
Selanjutnya responden diberi pertanyaan yang berbunyi, “Apabila Pemilu 2024 hanya diikuti kedua calon presiden dari Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, siapakah yang akan Anda pilih?”
Hasilnya:
- Prabowo Subianto 56,4% responden
- Anies Baswedan 37,2% responden
- Tidak tahu 6,4% responden
“Hasil survei LSN menunjukkan Prabowo Subianto tetap sebagai pemenang apabila Pilpres hanya diikuti dua calon (Prabowo dan Anies),” katanya.
Kemudian responden juga diberi pertanyaan yang berbunyi “Seandainya Pilpres hanya diikuti 2 orang yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, siapakah yang akan dipilih?”
Hasilnya:
- Ganjar Pranowo 40,2%
- Anies Baswedan 39,6%
- Tidak Tahu 20,2%
“Hasil survei LSN menunjukan apabila Pilpres hanya diikuti dua calon Ganjar dan Anies, sulit diprediksi siapa pemenangnya. Selisih elektabilitas dua capres ini sangat tipis,” katanya.
Sedangkan saat responden diberi pertanyaan melibatkan banyak tokoh, posisi Prabowo tetap teratas jauh meninggalkan Ganjar dan Anies. Hasil survei melibatkan 11 nama itu adalah;
- Prabowo Subianto 31,8%
- Ganjar Pranowo 18,6%
- Anies Baswedan 18,2%
- Ridwan Kamil 6,5%
- Erick Thohir 4,2%
- Sandiaga Uno 2,8%
- Mahfud Md 2,5%
- Agus Harimurti Yudhoyono 2,4%
- Muhaimin Iskandar 2,3%
- Puan Maharani 2,1%
- Airlangga Hartarto 1,8%
- Tidak tahu 6,8%
“Hasil survei LSN menegaskan bahwa jika Pilpres dilaksanakan saat ini Prabowo Subianto akan keluar sebagai pemenang dengan elektabilitas 31,8%. Dengan demikian Prabowo tetap bertahan di puncak elektabilitas. Bahkan menunjukan tren yang terus menanjak,” kata Gema Nusantara Bakry.
Sementara elektabilitas Ganjar Pranowo yang hanya 18,6%, dikaitkan dibatalkannya Indonesia sebagai host Piala Dunia U-20. “Posisi Ganjar bahkan terancam tergusur oleh Anies Baswedan yang memiliki elektabilitas 18,2%. Dukungan PDIP ternyata tidak serta merta mendongkrak elektabilitas Ganjar Pranowo,” ujarnya.
Tiga Nama
Selanjutnya responden juga diberi pertanyaan simulasi capres untuk Pemilu 2024 jika hanya diikuti tiga calon, yaitu Prabowo, Ganjar, Anies. Pertanyaannya adalah, “Seandainya Pemilu 2024 hanya diikuti tiga calon presiden di bawah ini siapakah yang Anda pilih?”
Hasilnya:
- Prabowo Subianto 36,5%
- Ganjar Pranowo 25,8%
- Anies Baswedan 24.6%
- Tidak tahu 13,1%
“Berdasarkan simulasi yang dilakukan LSN, jika Pilpres hanya diikuti tiga orang tokoh saja maka Prabowo Subianto akan keluar sebagai pemenang dengan elektabilitas 36,5%,” katanya.
Sementara itu, survei LSN juga memberi pertanyaan terkait siapa tokoh nasional yang kemungkinan besar akan mendapatkan dukungan atau endorsement dari Presiden Jokowi untuk menjadi Capres 2024? Hasilnya 43,6% responden menilai Prabowo akan mendapat dukungan Jokowi.
Hasilnya sebagai berikut:
- Prabowo Subianto 43,6%
- Ganjar Pranowo 32,3%
- Erick Thohir 8,5%
- Mahfud Md 5,2%
- Airlangga Hartarto 1,2%
- Tidak tahu, atau tidak menjawab.
“Bagian terbesar publik atau 43,6% responden meyakini bahwa Presiden Jokowi akhirnya akan menjatuhkan dukungan atau endorsement-nya kepada Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden RI 2024-2029,” katanya.
Survei berlangsung milai tanggal 25 April – 2 Mei 2023 pada 34 provinsi di seluruh Indonesia. Populasi survei tersebut merupakan WNI yang telah berusia 17 tahun dan memiliki KTP. Dalam survei ini terdapat 1.230 responden melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis. Margin of error +/- 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Metode pengumpulan data berlangsung dengan teknik wawancara via telepon. (RED)























