SERGAI, DELITIMES.ID – Tokoh masyarakat dan agama Kabupaten Serdang Bedagai diwakili Drs HM Hasbi MH menilai Pasar Rakyat Sei Rampah yang dibangun Pemkab Sergai dengan menggunakan dana APBN Tahun 2017-2018,mencapai miliaran Rupiah, cukup bagus dan letaknya sangat strategis.
Demikian disampaikannya, Jumat (4/4/2025), usai Solat Jum’at didampingi tokoh agama dan masyarakat lainnya,
Pasar Rakyat Sei Rampah ini, kata HM Hasbi, bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai. “Nah. Jjika kita hitung anggaran gaji pegawai yang bekerja di Pemkab Sergai selama satu bulan yang dikeluarkan oleh Pemkab Sergai diperkirakan mencapai lebih kurang Rp9 miliar,” kat mantan Kakan Kemenag di Serdang Bedagai, Kota Tebingtinggi, dan Kota Pematangsiantar itu.
Setengah saja dari jumlah itu bisa berputar di Kabupaten Serdang Bedagai, lanjutnya, maka perekonomian daerah yang memiliki motto ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat. itu, secara bertahap akan mengalami peningkatan. serta banyak pelaku usaha UMKM yang bisa tumbuh berkembang dengan baik.
“Nah. Yang jadi persoalan bagi kita semua di daerah ini, jika banyak para pedagang yang mengalami ‘gulung tikar’, maka dampaknya bisa menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja. Lalu muncul tindakan kriminal seperti pencurian, geng motor, perampokan, yang bisa saja menjadi ancaman bagi masyarakat ke depan jika perekonomian di daerah ini terus mengalami penurunan,” paparnya.
Menurutnya, masalah itu bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah saja. Tapi menjadi tanggungjawab bersama yang harus dicarikan solusinya. Salah satunya ia menyampaikan, agar Bupati Sergai H Darma Wijaya bisa lebih menekankan semua ASN untuk bertempat tinggal di Sergai.
Bahkan bila perlu, ada semacam perjanjian dengan semua eselon I, II, III, dan IV. Yakni, yang akan dapat jabatan atau amanah, harus siap bertempat tinggal di Sergai.
Ia berharap semua ASN turut serta dalam meningkatkan perekonomian di daerah itu dengan bertempat tinggal di Sergai.
“Hari Sabtu dan Minggu, bolehlah kembali ke tempat masing-masing. Baik itu ke Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Tebingtinggi. Sedangkan Senin hingga Jumat selama lima hari, hendaknya berada di Sergai. Jangan Sergai ini hanya menjadikan sebagai tempat penghasil uang. Namun uangnya malah dibawa ke luar daerah,” paparnya. (RED)























