MEDAN, DELITIMES.ID – Tim Sofbol Sumut dalam persiapannya menghadapi XXI/2024 walau ditangani pelatih berkualitas yang merupakan mantan atlet nasional Hasan Ratumanu, namun tetap low profile atau merendahkan diri dengan target perunggu.
Ketua Umum Pengprov Perbasasi Sumut, Drs Edwin Albar Nasution saat ditemui di Medan, Sabtu (15/4/2023) mengatakan, Perbasasi Sumut telah menjaring 40 atlet Sofbol dan Basebal melalui Selekda yang telah digelar pada Oktober 2022 lalu.
Selekda Perbasasi tersebut diikuti atlet terbaik dari empat kabupaten dan kota.
Atlet yang terjaring langsung mengikuti Pelatda Mandiri yang digelar Perbasasi Sumut dan dipusatkan di lapangan Rimbawan kampus USU.
“Tim Sofbol Sumut kini telah menjalani Pelatda Mandiri dan ditangani langsung oleh pelatih yang juga mantan atlet nasional Sumut, Hasan Ratumanu,” kata Edwin Albar serius.
Hasan dibantu pelatih yang juga mantan atlet Sumut, Chandra Duha. Sedang tim basebal dilatih Rahmansah dan Erwin Syahputra.
Meski masih berstatus Pelatda Mandiri, latihan berjalan dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Sebab itu, Edwin Albar memuji semangat atlet dan pelatih mengikuti Pelatda Mandiri.
“Pelatih Hasan Ratumanu setiap hari datang melatih atlet ke Medan dari tempat tinggalnya saat ini di Tanjungpura Langkat, semangat kebersamaannya sangat tinggi, meski dia tidak kami bekali ongkos, namun ia tetap datang melatih dengan penuh semangat dalam enam sesi satu Minggu,” ucap Edwin Alhar yang kerap disapa Edwin Camat kalau didunia olahraga automotif.
Perbasasi Sumut dikatakan fokus latihan fisik untuk meloloskan atlet dalam mengikuti tes fisik tahap kedua yang akan diadakan KONI Sumut.
Tes fisik adalah persyaratan agar atlet lolos masuk Pelatda Berjalan KONI Sumut.
Edwin Alhar optimis atlet Perbasasi lolos tes fisik yang akan digelar bulan Juni 2023 karena menilai kemampuan fisik atlet Sofbol dan basebal Sumut sudah baik.
Dikatakan kekuatan tim yang tampil di PON cukup merata, apalagi khusus sofbol ada batasan usia under 23 tahun. Hal ini membuat Perbasasi yakin bisa memenuhi target untuk meraih medali di PON 2024.
“Kami tidak mau muluk-muluk dan menargetkan medali perunggu,” ujar Edwin Alhar.
Kekuatan Sofbol dan basebal kini sudah bergeser ke wilayah Timur seperti Papua Barat dan Sulawesi dan mereka akan menjadi rival Sumut dalam perebutan medali.
Perbasasi meningkatkan kemampuan atlet posisi pitcher dan cather dengan membuat latihan terpisah, serta memperkuat tehnik batting (serangan).
Kemampuan atlet Sofbol dan basebal Sumut nantinya akan diuji dalam Kejurnas/kualifikasi PON pada bulan Juni dan Juli.
“Pra PON digelar terpisah bulan Juni dan Juli, di sini akan kita lihat kemampuan atlet hasil latihan selama ini,” kata Edwin yang juga dikenal sebagai navigator reli nasional. (dimitri)














