MEDAN, DELITIMES.ID – Berawal dari perbincangan ringan, dua pimpinan organisasi berbasis Islam menggagas sebuah kegiatan yang dirasa akan sangat bermanfaat bagi umat.
Adalah ketua organisasi Forum Islam Bersatu (FIB) dan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Sumatera Utara, yang mengadakan pertemuan tersebut.
Ketua FIB Sumut Ustadz M Zulkifli Rangkuti dan Ketua KBPII Sumut, Irwan Supadli menggagas sebuah forum untuk membahas tentang organisasi.
Kedua organisasi ini berencana mengadakan focus group discussion tentang pentingnya organisasi bagi umat Islam.
Nantinya kegiatan tersebut akan diadakan secara akbar di Kota Medan, direncanakan sehabis Idul Adha.
Ustadz M Zulkifli Rangkuti mengatakan, kegiatan ini didasari atas sering terjadinya kesalahpahamaan antara syariat dan peeraturan organisasi yang berlaku dalam undang-undang.
“Serta kurangnya pengetahuan tentang manfaat sebuah organisasi yang berbadan hukum,” katanya.
FIB menjadikan FGD ini sebagai bentuk kepedulian kepada umat, dengan melakukan edukasi dan sharing ilmu dalam bentuk diskusi.
“Agar perselisihan dalam organidasi dapat dihindari akibat kurangnya ilmu khususnya mengenai peraturan organisasi,” kata alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hikmah Medan ini.
Gagasan awal dari Ustadz Zulkifli tersebut disambut baik oleh Ketua Umuklm KBPII Sumut, Irwan Supadli.
Irwan juga melihat keprihatinan tersebut sebagai tanggung jawab selaku umat.
Dan dia merasa perlu ikut mengagas terselenggaranya maksus dan niat seorang alim ulama untuk membuat kegiatan diskusi sebagai edukasi.
“Bahwa ada yang harus umat Islam ketahui atas kebijakan dan peraturan pemerintah dalam membentuk sebuah lembaga, terkhusus lembaga yayasan yang menaungi kegiatan ibadah di seluruh mesjid,” katanya.
Irwan yang juga Ketua Komunitas Siaga Bencana (Kogana) Sumut juga menyontohkan tentang tata cara penerimaan wakaf dari pewakif, yang sering kali menimbulkan fitnah dan selisih di para pengurus secara internal bahkan eksternal.
“Melihat gagasan ini, dianggap perlu disampaikan secara kontiniu, karena hal ini juga bagian dari dakwah ilmu,” kata Irwan Supadli. (ehm)














