PHNOM PENN, DELITIMES.ID – Atlet lempar cakram asal Sumatera Utara, Riadi Saputra sukses mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang ASEAN Para Games (APG) 2023 di Kamboja.
Berlangsung di Stadion Nasional Morodok Phnom Penh, Minggu (4/6/2023) sore kemarin, atlet asal Kota Binjai iru, sukses meraih emas dengan lemparan terjauh 33,36 meter.
Sementara medali perak menjadi milik atlet Vietnam, Kieu Minh Trung dengan catatan lemparan terbaik 27,49 meter dan perunggu direbut Shar Haji Juma’at dari Brunei Darussalam dengan catatan 25,36 meter.
Selain meraih emas, Riadi Saputra juga sukses pecahkan rekor pribadinya yang sebelumnya dicatatkan pada Thailand Open 2023 yakni 31,99 meter.
Ia mengucap syukur bisa kembali pertahankan medali emas di APG. Apalagi bisa memecahkan rekor atas nama pribadinya.
“Alhamdulillah, senang bisa dapat emas lagi dan persembahkan emas lagi untuk Indonesia. Ini saya persembakan juga untuk Sumut, terutama juga kota Binjai. Alhamdulillah, selain emas juga saya bisa pecahkan rekor pribadi saya. Rasanya luar biasa,” kata Riadi bangga.
Riadi mengatakan, raihan medali emas tersebut, dipersembahkan selain untuk kontingen Indonesia, juga secara khusus untuk provinsi Sumut dan Kota Binjai yang selama ini memberikan support dan motivasi untuk bisa melangkah hingga sejauh ini.
Sementara Ketua Umum Natipnal Pralympic Comitte Indonesia (ANPCI) Sumut, Alan Sastra Ginting via telepon selular, Kamis (8/6/2023) mengatakan, Riadi yang merupakan mahasiswa Stok Bina Guna tersebut masih berpeluang menambah pundi–pundi medali.
Dan Riadi Saputra juga akan bertanding di kelas F55 putra. Riadi juga akan tampil pada final nomor lempar lembing.
Alan kembali menjelaskan, saat mesaat ini ada 17 atlet dan 1 pelatih asal Sumut yang tahun ini bergabung bersama kontingen Indonesia di APG Kamboja.
Perak APG
Sedangkan Muammar Habibila tambahan medali perak melalui nomor lari 100 meter T13 putra yang didapat Muammar Habibila.
Beraksi di Stadion Nasional Techo Phnom Penh Kamboja, Minggu (4/6/2023) sore kemarin, atlet asal Sergai ini sukses finish tercepat kedua dengan catatan waktu 11,23 detik.
Sementara itu, medali emas di nomor ini direbut atlet Thailand, Jakkarin Dammunee dengan catatan waktu 10,95 detik dan perunggu diraih atlet tuan rumah Kamboja, Bounphet Thepthida dengan waktu 11,48 detik.
Meski harus puas meraih perak, Habibila mengaku pencapaian di nomor tersebut sudah maksimal. Apalagi, catatan yang ia torehkan pada APG Kamboja lebih baik dari sebelumnya.
“Alhamdulillah atas pencapaian mendapat hasil medali perak di ASEAN Para Games Kamboja 2023. Cukup maksimal dan memuaskan karena dari waktu semula Alhamdulillah naik dari APG Solo kemarin. Waktu di Solo 11,40 detik dan menjadi 11,23 detik,” ucap Habibila.
Menyisakan satu nomor di final 200 meter, Habibila hanya targetkan bisa memperbaiki catatan waktu sekaligus maksimal dari sebelumnya. Apalagi nomor tersebut memang bukan nomor spesialisasi Habibila.
Habibila merupakan satu di antara 17 atlet NPC Sumut yang turut membela kontingen Tanah Air di ajang APG Kamboja 2023. (dimitri)














