Pemko Medan Dorong Transformasi UHC Menuju Layanan Kesehatan Premium

MEDAN, delitimes.id – Pemerintah Kota Medan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) mengadakan seminar hasil pengembangan program Universal Health Coverage (UHC) menuju UHC Premium dengan fokus peningkatan pelayanan kesehatan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan di Kota Medan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) dan perwakilan rumah sakit swasta di Medan, serta dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan, mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Kantor Wali Kota Medan, Senin (6/10).

Dalam sambutannya, M. Sofyan menegaskan bahwa UHC adalah upaya memberikan akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kondisi sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, Pemko Medan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penguatan infrastruktur, sumber daya manusia, serta layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami menyadari pelayanan kesehatan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga layanan yang ramah, inklusif, dan berkeadilan. Sinergi antar pihak sangat penting untuk mewujudkan Kota Medan yang sehat dan sejahtera,” ujar M. Sofyan.

M. Sofyan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi hidup yang harus dimulai sejak dini. Ia mengajak masyarakat menjauhi kebiasaan buruk seperti narkoba, merokok, dan gaya hidup tidak sehat yang berdampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, dan masa depan anak-anak.

Meski pemerintah menyediakan fasilitas dan program, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar hasilnya maksimal. Dengan semangat “Medan Untuk Semua,” M. Sofyan mengajak seluruh elemen memperkuat komitmen bersama menuju UHC Premium.

“Melalui sinergi kuat, kita dapat melahirkan generasi yang tidak hanya sehat fisik, tapi juga kuat mental dan penuh harapan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Brida Kota Medan, Benny Iskandar, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan menghasilkan kajian ilmiah sebagai dasar kebijakan pengembangan UHC menjadi UHC Premium di Kota Medan. Fokus utamanya adalah menjamin layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, manusiawi, dan berorientasi pada keselamatan pasien bagi seluruh warga.

“Transformasi UHC ke UHC Premium berarti layanan tidak hanya menjangkau semua warga, tetapi juga memastikan kualitas dan kecepatan pelayanan yang maksimal,” jelas Benny.

Seminar ini menghadirkan tim tenaga ahli dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), antara lain Dr. Fernanda Putra Adela, S.Sos., M.A., Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si., dan Dr. Selwendri, S.Sos., M.Si. Tim ahli melakukan kajian mendalam terhadap berbagai masalah yang ditemukan di unit-unit pelayanan kesehatan dan bersama-sama merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Medan. (ts)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini