Anton Charliyan Pimpin MASDA Jabar Temui DPRD, Dorong Peran Kampung Adat dalam Ketahanan Pangan

BANDUNG, DELITIMES.ID– Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) melakukan silaturahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Bucky, dalam rangka memperkuat sinergi pelestarian budaya dan pembangunan berbasis kearifan lokal.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD di Bandung, Jumat (24/4/2026), dipimpin oleh Ketua Umum MASDA Jabar, Anton Charliyan.

Anton Charliyan yang dikenal sebagai tokoh budaya Sunda menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pembentukan MASDA Jabar, termasuk peran Ketua DPRD Jawa Barat dalam proses tersebut.

“Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sehingga MASDA Jabar dapat terbentuk dan mulai menjalankan perannya,” ujarnya.

MASDA Jabar sendiri dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat tertanggal 6 Maret 2026, dengan kepengurusan yang melibatkan sejumlah tokoh akademisi, budayawan, dan praktisi.

Dalam pertemuan tersebut, Anton menyampaikan bahwa fokus utama MASDA Jabar adalah revitalisasi kampung adat sebagai basis pelestarian identitas dan jati diri budaya Sunda.

Menurutnya, kampung adat tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menyimpan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketahanan pangan.

“Kampung adat dengan segala nilai dan tradisinya dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga harmoni dengan alam serta mendukung ketahanan pangan masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap dukungan dari DPRD Jawa Barat agar program-program MASDA Jabar dapat berjalan optimal, khususnya dalam upaya pelestarian budaya di tengah dinamika modernisasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat, Bucky, menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah MASDA Jabar dalam mengawal pembangunan berbasis budaya.

Menurutnya, arah pembangunan Jawa Barat saat ini menitikberatkan pada pendekatan budaya sebagai fondasi utama.

“Keberadaan MASDA Jabar sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan berbasis budaya,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar MASDA Jabar segera merealisasikan program kerja di lapangan tanpa menunda waktu.

Dalam kesempatan tersebut, MASDA Jabar juga menyerahkan cenderamata berupa pusaka keris Nagasasra serta produk khas dari Kampung Naga seperti gula kawung, pindang ikan tawes, dan madu.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan sesi foto bersama.(RED)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini