Bobby O Zulkarnain SE MH : Masalah MBG Adalah Persoalan Suka dan tak Suka

MEDAN, DELITIMES.ID – Salah seorang tokoh masyarakat Sumut, Bobby O Zulkarnain menilai, bahwa masalah MBG (Makanan Gratis Bergizi) adalah persoalan suka dan tak suka. Bahkan menurutnya, ini lebih mengarah ke politik.

Hal ini ia sampaikan kepada media, Rabu (17/6/2026), menanggapi pro dan kontra MBG yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia memberi contoh, bagaimana mereka yang suka dan memang butuh, sangat mendukung keberadaan MBG. “Mari kita cek saja fakta di lapangan. Berapa persen sebenarnya yang suka dan memang butuh MBG,” tegasnya.

Menjawab wartawan soal demo mahasiswa kemarin terkait MBG, ia malah balik mempertanyakan, alasan apa sehingga diprotes? “Dan apakah di antara yang demo itu ada warga kurang mampu? Apakah di antara yang demo itu ada warga yang butuh MBG tapi ikutan demo juga? Pasti gak adalah,” sebut Bobby.

Menurut dia, andaikan mampu, mereka yang butuh MBG tentu ingin juga melakukan aksi untuk mendukung. “Boro-boro demo, untuk kehidupan sehari-hari saja mereka sudah habis waktu untuk bekerja dan saya yakin, mereka sangat terbantu dengan adanya MBG,” sebutnya.

“Atau dengan kata lain saya mau katakan, bahwa yang gak butuh MBG adalah yang kaya dan tentu mampu menggalang demo. Sedangkan mereka yang butuh MBG adalah yang kurang mampu dan tentu gak mampu juga menggalang demo,” sambung Bobby.

“Kalau ada yang tidak butuh MBG, bukan berarti mereka jadi merasa berhak untuk menghambat hak bagi mereka yang butuh MBG,” masih kata Bobby.

Wakil Ketua Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia Sumut ini kemudian menyebut, bahwa keberadaan MBG juga membantu para petani. “Dengan MBG, saya kira hasil produksi pertanian akan lebih lancar dan teratur penyalurannya,” sebut Bobby.

Soal masih terdapat kekurangan, Bobby Zulkarnain tidak membantahnya. “Tapi bukan berarti, dengan adanya kekurangan, lalu program yang menyerap banyak tenaga kerja ini lantas dihentikan,” katanya.

Menurutnya, kekurangan merupakan hal yang harus diperbaiki dan pemerintah juga selalu terbuka menerima klritik. “Kalau masalah kurang tepat sasaran misalnya, saya kira, ini juga akan jadi perhatian dan akan diperbaiki terus-menerus,” ujarnya.

Dia lantas mencontohkan, bagaimana pemerintah bertindak sangat tegas bagi siapa saja terduga pelaku pelanggaran dalam menjalankan Program MBG.

“Kita sudah lihat juga kan, bagaimana ketegasan pemerintah soal MBG ini. Kita sudah lihat langsung, bahwa oknum melanggar aturan langsung diberhentikan dan diproses hukum. Artinya, pemerintah sangat ingin MBG berjalan dengan sesuai aturan. Tapi tentu saja butuh waktu untuk semuanya benar-benar baik sesuai keinginan kita,” tutup Bobby O Zulkarnain.(RED)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini